Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajarannya untuk siap membantu daerah-daerah penyangga yang mengalami banjir jika dibutuhkan.
"Saya sudah meminta kepada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Dinas Sumber Daya Air dan juga Biro Kerja Sama. Kalau memang tetangga Jakarta membutuhkan bantuan seperti banjir yang dulu, kami siapkan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/7/2025), seperti dilansir dari Antara.
Advertisement
Pramono mengatakan, di wilayah Jakarta sendiri, per hari ini banjir cenderung dapat tertangani dengan baik.
Pramono menjelaskan, menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jakarta masih akan menghadapi cuaca ekstrem hingga tanggal 13 Juli 2025.
Sebagai upaya menanggulangi banjir, Pramono meminta kepada seluruh dinas terkait untuk selalu memantau cuaca dan mempersiapkan diri.
Selain itu, Pramono juga sudah meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk mengoptimalkan pompa-pompa air. "Dalam kondisi apapun, Pemerintah Jakarta siap untuk mempersiapkan itu," kata Pramono.
Sebelumnya, Pramono memberikan bantuan ke lokasi bencana banjir di Bekasi, Jawa Barat, yang mengalami banjir pada Februari 2025.
Saat itu, Pramono memutuskan untuk membantu daerah-daerah penyangga setelah memantau seluruh wilayah Jakarta dari udara yang kondisinya sudah mulai aman dari banjir.
Bantuan yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta kala itu berupa hal-hal yang dibutuhkan di lapangan seperti mobil damkar, toilet hingga mobil pengangkut sampah.
Tak hanya itu, pihaknya juga hari ini sudah mengirimkan sebanyak 200 pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) ke Bekasi untuk membantu kegiatan bersih-bersih yang diadakan pemerintah setempat.
Pramono Minta Maaf kepada Warga Terdampak Banjir Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak banjir yang melanda Jakarta sejak Minggu 6 Juli 2025.
"Saya ingin meminta maaf kepada warga yang terdampak banjir. Karena sekarang ini masih ada beberapa warga yang terdampak akibat banjir, termasuk di daerah ini," kata Pramono saat dijumpai di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025), seperti dilansir dari Antara.
Tak hanya dirinya, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ika Agustin Ningrum juga telah menghampiri warga pada Selasa pagi untuk meminta maaf secara langsung.
Menurut Pramono, hal ini perlu dilakukan karena tugas seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta termasuk dirinya adalah melayani masyarakat.
"Kita nggak usah malu untuk meminta maaf kepada warga. Karena ini bukan sesuatu yang kita rencanakan. Kita akan bekerja keras dan saya akan bekerja keras untuk itu, berpikir bagaimana menangani ke depannya," kata Pramono.
Tak hanya sekadar minta maaf, Pramono juga telah memerintahkan jajarannya untuk menangani banjir di kemudian hari.
Pramono telah meminta pihak Bina Marga dan Dinas SDA DKI Jakarta untuk mengatasi tali-tali air, sumbatan, gorong-gorong, dan lainnya guna mengantisipasi banjir.
Rapikan Bedeng
Pramono meyakini kerja sama sangat diperlukan dalam membangun Jakarta, salah satunya dalam mengatasi persoalan banjir.
"Saya sudah meminta kepada dinas terkait, untuk bedeng-bedeng yang mengganggu jalannya transportasi di Jakarta, harus mulai kita rapikan, harus mulai kita tertibkan," kata dia.
Dalam kesempatan itu, dia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peran serta jajaran hingga masyarakat dalam bersama-sama menghadapi banjir.
"Tadi saya lihat banyak yang masih menggigil karena pasti bekerja seharian, terutama juga pasukan oranye, pasukan biru, pasukan hijau, pasukan pelangi. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih," kata Pramono.