Penyelidikan Kecelakaan Tragis Diogo Jota: Polisi Sebut Kecepatan Mobil Diduga Jadi Faktor

Polisi Spanyol menduga Diogo Jota mengemudi terlalu cepat saat kecelakaan maut yang merenggut nyawanya dan sang adik, Andre Silva.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 09 Juli 2025, 10:12 WIB
Andre Filipe Teixeira da Silva dan Diogo Jota meninggal dunia dalam kecelakaan mobil hari Kamis pagi waktu setempat. (X/Porto)

Liputan6.com, Jakarta Polisi Spanyol menduga Diogo Jota mengemudi melebihi batas kecepatan ketika mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan maut pekan lalu. Kecelakaan itu menewaskan Jota dan adiknya, Andre Silva, dalam insiden tragis yang mengguncang dunia sepak bola.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa mobil Lamborghini yang ditumpangi keduanya kehilangan kendali setelah salah satu ban pecah. Kecelakaan terjadi di jalan tol yang sepi di utara Spanyol, di mana batas kecepatannya adalah 120 km/jam.

Pihak berwenang kini memastikan bahwa Jota lah yang berada di balik kemudi, setelah sebelumnya tidak menyebutkan siapa yang mengendarai mobil tersebut.


Tujuan Jota Menuju Inggris Sebelum Kecelakaan

Beberapa meter dari pagar besi itu terdapat tanda bekas kebakaran. Selain pohon-pohon di pinggir jalan terlihat gosong, terdapat pula sisa-sisa kebakaran dari kendaraan yang dikendarai Jota. (Cesar Manso/AFP)

Menurut laporan media Portugal, Jota sedang menuju kota Santander untuk menyeberang ke Inggris menggunakan kapal feri. Ia akan kembali bergabung dengan Liverpool usai menjalani prosedur medis terkait paru-parunya dan dianjurkan untuk tidak terbang.

Kecelakaan terjadi pada Kamis pagi waktu setempat, di ruas jalan tol yang jarang dilalui kendaraan. Mobil yang dikemudikan Jota langsung terbakar setelah menabrak pembatas jalan.

Kematian Jota dan adiknya Andre Silva menjadi pukulan besar bagi keluarga serta komunitas sepak bola Portugal dan Inggris.


Duka Mendalam dari Liverpool dan Pendukung

Klub yang bermarkas di Anfield itu menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi yang menimpa Diogo Jota dan saudaranya. (Paul BARKER/AFP)

Jenazah Jota dan Silva telah dimakamkan pada Sabtu lalu di Gondomar, Portugal, tempat mereka tumbuh besar. Prosesi pemakaman dihadiri oleh keluarga, rekan-rekan setim, serta sejumlah tokoh sepak bola.

Ribuan penggemar juga datang ke Anfield untuk memberikan penghormatan terakhir. Karangan bunga dan memorabilia diletakkan di AXA Training Centre sebagai tanda belasungkawa.

Liverpool sendiri baru memulai pramusim pada Selasa 8 Juli 2025 kemarin, setelah sempat menunda jadwal karena kabar duka tersebut. Pertandingan uji coba melawan Preston North End yang dijadwalkan 13 Juli masih belum dipastikan akan digelar.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya