Pemanfaatan Teknologi Digital Didorong Jadi Terobosan Pembiayaan UMKM

Integrasi blockchain, token kripto (SafinaMeat token), serta teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan pelacakan kualitas produk secara real-time, menjamin transparansi melalui smart contract, dan memperluas akses investasi terhadap aset riil.

oleh Tim NewsDiperbarui 09 Juli 2025, 19:39 WIB
Pemanfaatan teknologi digital, termasuk Real World Asset (RWA) Digital, blockchain, dan token kripto untuk mendorong pertumbuhan sektor keuangan dan mendukung pembiayaan UMKM. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Inovasi di sektor keuangan digital dengan memanfaatkan teknologi terkini terus menjadi perhatian. Salah satunya, penerapan Real World Asset (RWA) Digital, blockchain dan token Kripto, yang dianggap sebagai terobosan penting bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.

Dalam seminar Meaningful Participation di Yogyakarta, PT Safina Inti Prima hadir sebagai salah satu contoh sukses pemanfaatan RWA, Blockchain dan kripto melalui bisnis SafinaMeat token.

Gede Fedry Mahendranata, CEO PT Safina Inti Prima, memaparkan bagaimana perusahaannya mengintegrasikan blockchain, token kripto (SafinaMeat token), dan Internet of Things (IoT) dalam bisnis daging beku.

"Daging beku adalah aset fisik bernilai ekonomi stabil. Dengan tokenisasi, kami menciptakan pasar likuid yang sebelumnya sulit diakses," jelas Gede dalam keterangan resminya, Selasa 8 Juli 2025.

Melalui SafinaMeat token memungkinkan investor besar maupun kecil berpartisipasi dalam perdagangan aset daging beku.

Selain itu, smart contract dalam blockchain menjamin transparansi dan kepercayaan, sementara IoT memastikan kualitas produk tetap terjaga.

Pemaparan SafinaMeat token token mendapat respons positif dari Budi Santoso Tjandradjaja, praktisi dan pemerhati blockchain.

"Indonesia punya potensi besar menjadi pemain utama di ekosistem RWA. SafinaMeat token adalah contoh nyata bagaimana standar global bisa diadopsi dengan baik," tegas Budi.

 

Potensi Besar pemain Utama RWA

Apresiasi juga datang dari praktisi blockchain, Budi Santoso Tjandradjaja. Ia menyebut bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi pemain utama dalam ekosistem RWA global.

“SafinaMeat token adalah bukti nyata bahwa standar global bisa diadopsi dengan baik oleh pelaku usaha lokal,” katanya.

Seminar ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara regulator, pelaku usaha, dan sektor teknologi finansial (fintech) dalam menciptakan solusi inklusif untuk sektor UMKM.

“Kami berharap semakin banyak bisnis yang mengikuti langkah ini, sehingga ekonomi digital Indonesia semakin inklusif dan transparan,” tambah Gede Fedry.

 

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya