Liputan6.com, Jakarta Barcelona kembali berada dalam situasi yang tidak asing. Mereka mendekati pemain incaran, tapi terhalang oleh tembok bernama regulasi keuangan. Kali ini, Luis Diaz yang menjadi pusat perhatian. Winger asal Kolombia itu kabarnya siap hengkang dari Liverpool dan menjadikan Camp Nou sebagai tujuan berikutnya.
Keinginan Diaz untuk meninggalkan Premier League diyakini sudah bulat. Ia merasa telah menuntaskan petualangannya di Inggris dan kini tertarik dengan tantangan baru bersama klub besar seperti Barcelona. Keputusan ini memperkuat peluang Blaugrana setelah sebelumnya gagal memboyong Nico Williams dari Athletic Bilbao.
Advertisement
Namun, jalan menuju kesepakatan penuh liku. Barcelona memang telah memulai negosiasi dengan kubu Diaz dan bahkan menyiapkan draft kontrak. Akan tetapi, hingga kini, belum ada lampu hijau dari Liverpool, sedangkan waktu terus berjalan.
Permintaan Khusus dari Pihak Diaz
Masalah tidak berhenti pada negosiasi antar klub. Laporan terbaru dari AS mengungkapkan bahwa perwakilan Diaz mengajukan permintaan khusus yang bisa menjadi batu sandungan baru. Mereka ingin jaminan finansial—sebuah klausul yang memastikan kompensasi jika Barcelona gagal mendaftarkan sang pemain tepat waktu.
Dengan kata lain, apabila transfer disepakati, tapi Diaz tak bisa dimainkan karena aturan La Liga soal batasan gaji dan pendaftaran pemain, maka Barcelona tetap harus membayar kompensasi kepada Diaz. Jumlahnya tentu tidak kecil karena menyangkut kerugian karier yang bisa terjadi jika dia absen berbulan-bulan.
Klausul ini diminta sebagai bentuk perlindungan bagi Diaz. Ia tak ingin kariernya terhenti hanya karena masalah administratif. Dari sudut pandang pemain, ini masuk akal. Namun, dari sisi Barcelona, permintaan ini memperumit situasi yang sudah rumit sejak awal.
Saingan dan Tekanan dari Luar Negeri
Barcelona juga tak bisa bergerak leluasa karena persaingan dari klub lain makin intens. Bayern Munchen, yang tengah mencari pengganti Jamal Musiala yang cedera, dikabarkan siap menyodorkan tawaran konkret kepada Liverpool. Klub Jerman itu bahkan dinilai berada di posisi yang lebih kuat secara finansial.
Di luar Eropa, ancaman datang dari Arab Saudi. Klub-klub Saudi Pro League dikabarkan siap menawarkan kontrak fantastis yang jelas sulit ditandingi oleh Barcelona. Meski mungkin tidak seglamor Camp Nou dari sisi prestise, tawaran finansial dari Timur Tengah sangat menggiurkan.
Situasi ini membuat Barcelona harus bergerak cepat dan cermat. Mereka tak hanya harus meyakinkan Liverpool dan Diaz, tapi juga memastikan keuangan klub cukup kuat untuk memenuhi segala tuntutan, termasuk potensi kompensasi jika pendaftaran gagal.
Sumber: AS, Barca Universal