Musiala Cedera, Donnarumma Terguncang, Neuer Geram

Gelandang serang andalan Bayern itu harus meninggalkan lapangan lebih awal. Ia mengalami cedera parah usai benturan dengan kiper PSG, Gianluigi Donnarumma.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 06 Juli 2025, 16:38 WIB
Gelandang Bayern Munchen asal Jerman #42, Jamal Musiala (kiri), dan penjaga gawang Paris Saint-Germain asal Italia #01, Gianluigi Donnarumma (kanan), berebut bola selama pertandingan perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Paris Saint-Germain asal Prancis dan Bayern Munich asal Jerman di Stadion Mercedes-Benz di Atlanta pada tanggal 5 Juli 2025. (ROBERTO SCHMIDT/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Laga antara Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 berakhir tragis bagi sang wakil Jerman. Bukan hanya karena kekalahan 0-2, tetapi juga karena cederanya Jamal Musiala.

Gelandang serang andalan Bayern itu harus meninggalkan lapangan lebih awal. Ia mengalami cedera parah usai benturan dengan kiper PSG, Gianluigi Donnarumma.

Menurut laporan media Jerman, Bild, Musiala mengalami patah tulang fibula dan diduga juga mengalami kerusakan ligamen. Pemain 22 tahun Jerman itu diperkirakan absen selama 4-5 bulan ke depan.


Neuer Tak Bisa Menahan Kekesalan

Pemain Bayern Munchen, Jamal Musiala, mendapat perawatan medis dalam laga perempat final Piala Dunia Antarklub melawan PSG di Atlanta, Sabtu (5/7/2025). (AP Photo/Mike Stewart)

Manuel Neuer tidak bisa menyembunyikan kekesalannya usai laga. Kapten Bayern itu mengecam tindakan Donnarumma dalam insiden yang mencederai rekan setimnya.

"Ini adalah situasi di mana kita menerima risiko mencederai pemain. Sebuah situasi di mana, menurut saya, Anda seharusnya tidak terlibat," ucap Neuer dengan nada kesal di mixed zone.

Ia melanjutkan dengan menyindir respons Donnarumma sendiri tampak terguncang dengan insiden itu. Namun, Neuer juga menganggapnya kurang berempati. "Saya pergi ke Donnarumma dan berkata: Kamu tidak ingin menemuinya di sana? Jamal terbaring di sana, kemungkinan besar dia akan tinggal di rumah sakit."


Respons Emosional dan Kritik Terbuka

Kiper Paris Saint-Germain asal Italia #01, Gianluigi Donnarumma, bereaksi setelah bertabrakan dengan gelandang Bayern Munich asal Jerman #42, Jamal Musiala, selama pertandingan perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Paris Saint-Germain asal Prancis dan Bayern Munich asal Jerman di Stadion Mercedes-Benz di Atlanta pada tanggal 5 Juli 2025. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Neuer menganggap bahwa Donnarumma terlalu lambat menunjukkan empati atas cedera Musiala. Ia mempertanyakan nilai-nilai fair play dari sang kiper Italia.

"Menurut saya itu hal yang normal, sebagai bentuk rasa hormat, untuk mendoakan kesembuhan dan meminta maaf padanya. Baru setelah itu dia pergi menemui Jamal."

Ia juga menyindir budaya reaksi emosional yang menurutnya tidak relevan dalam situasi seperti ini. "Orang Italia sangat emosional. Terserah pada semua orang untuk memutuskan apakah percaya atau tidak. Anda selalu harus bermain fair."


PSG dan Doue Sampaikan Simpati

Kekalahan mereka bahkan terasa lebih menyakitkan karena dibayangi oleh cedera horor yang menimpa bintang andalan mereka, Jamal Musiala. (AFP/Alex Grimm)

Meski menang, PSG tak melupakan insiden yang menimpa Musiala. Beberapa pemain Les Parisiens menunjukkan simpati kepada gelandang Bayern tersebut.

Desire Doue adalah salah satu yang menyuarakan empatinya. "Kami benar-benar sedih terhadap Musiala, yang keluar karena cedera. Kami mengirimkan seluruh dukungan karena ini adalah momen yang sangat sulit."

Ia juga membela rekan setimnya, Donnarumma, meski tetap mengakui bahwa situasinya sulit. "Donnarumma? Kami mendukungnya. Tidak pernah mudah berada dalam situasi seperti itu. Ini bagian dari sepak bola. Kami berharap pemulihannya berjalan baik."

Sumber: Bild, French Football Weekly

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya