JPO Rusak di Kebon Jeruk, Jakarta Barat Diperbaiki

Kerusakan lantai JPO yang terbuat dari semen itu viral setelah dikeluhkan warga melalui media sosial (medsos).

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 04 Juli 2025, 20:13 WIB
Sebelumnya JPO di Daan Mogot viral di media sosial akibat material baja untuk anak tangga dan sisi tangga hilang dan menyisakan kerangkanya saja. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat kembali menambal kerusakan lantai Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Tol Kebon Jeruk KM 2, Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat.

Kerusakan lantai JPO yang terbuat dari semen itu viral setelah dikeluhkan warga melalui media sosial (medsos).

"Sudah kita tindaklanjuti aduan warga. Penanganan sementara oleh petugas kita," ujar Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Barat, Khairul Imam di Jakarta pada Jumat (4/7/2025), seperti dilansir dari Antara.

Perbaikan dilakukan dengan cara cor semen pada bagian lantai JPO yang berlubang. "Kita cor semen, itu penanganan sementara," kata Khairul.

Pihaknya segera bersurat ke pihak PT Jasa Marga sebagai pemilik JPO tersebut. "Kami sedang bikin surat ke Jasa Marga agar diperbaiki, karena itu aset tol," ujar dia.

Dalam video viral, nampak lantai JPO itu sudah rapuh, bahkan lubangnya terisi tanah sehingga ditumbuhi rumput liar.

Menindaklanjuti laporan itu, pada Selasa 1 Juli malam, Sudin Bina Marga Jakarta Barat (Jakbar) langsung melakukan penambalan sementara. Lima orang petugas kuning dikerahkan untuk pekerjaan penambalan itu.

Buntut Besi JPO Cakung Dicuri, Pemprov DKI Bakal Pasang CCTV

Penampakan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur. (Dok. Tangkapan Layar Akun X @kotajaktim)

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menyebut, pengamanan Jalan Penyebrangan Orang (JPO) di Cakung hingga Jalan Raya Bekasi akan dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV).

"Iya memang konsepnya ke depan, Pemprov DKI akan concern dengan CCTV. Di seluruh area, dan di titik-titik yang rawan, di wilayah itu akan dikuatkan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah di Jakarta, Jumat (2/5/2025) seperti dilansir Antara.

Pemasangan CCTV, lanjut dia, dapat memperkuat pusat kendali (command center) yang ada di wilayah Jakarta Timur. Sehingga, pemangku kepentingan terkait (stakeholders) dapat lebih aktif memantau situasi di setiap wilayah.

Selain itu, pihaknya juga sudah memasang CCTV di enam titik sekitar Mal Bassura sebagai upaya mitigasi tindakan tawuran.

Prioritas pemasangan CCTV yang di kawasan rawan tawuran itu sekaligus menjadi koordinasi dengan Polres Metro Jakarta Timur.

Menurut Iin, dengan pemasangan CCTV ini dapat membantu pihaknya memonitoring situasi di sekitar Mal Bassura yang seringkali menjadi lokasi tawuran.

"Di Bassura ya kita sudah memasang CCTV untuk pengamanan potensi tawuran di wilayah tersebut nantinya ini akan menjadi concern Pemerintah Provinsi DKI secara keseluruhan, apalagi kita akan mendukung Jakarta Kota Global," ucap Iin.

Infografis 100 Hari Kerja Pramono Anung-Rano Karno Pimpin Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya