Tak hanya memperkenalkan Andromax V, rencananya hari ini Smartfren juga akan merilis Andromax C. Berbeda dengan Andromax V yang merupakan smartphone berbasis quadcore, Andromax C akan menyasar kelas bawah atau pemakai pemula.
Deputi CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim pun mengungkap Smartfren memberi banderol harga miring untuk Andromax C? Berapa harga smartphone berbasis Android ini?
"Harganya Rp 649 ribu untuk Andromax C. Ponsel ini berbasis Android Ice Cream Sandwich yang dual-on (pakai dua kartu SIM, CDMA dan GSM)," kata Djoko saat berbincang dengan Liputan6.com, kemarin malam (10/6/2013).
Meski harga di bawah Rp 1 juta, spesifikasi yang dimiliki Andromax C pun tak kalah dengan Andromax generasi pertama. Andromax C akan dibekali prosesor dual-core.
Djoko mengaku kalau Smartfren menghadirkan Andromax C untuk menyasar kota yang dikategorikan sebagai 'kota kedua' di Indonesia. "Dengan harga Rp 649 ribu, tentunya akan menarik bagi 'kota kedua' untuk punya smartphone Android," ucapnya.
Smartfren pun berharap akan menjadi pilihan bagi kelas pemula yang ingin beralih dari ponsel fitur ke ponsel pintar. Apalagi semakin banyaknya ponsel pintar semakin mengurangi jumlah pengguna ponsel fitur. Karena itu Smartfren tak segan untuk memberikan subsidi dan memberi banderol harga murah.
Tapi ini bukan berarti Smartfren tak memiliki strategi. Setelah memiliki smartphone murah, konsumen diharapkan terus menggunakan layanan data dan seluler milik Smartfren. "Tiap bulan konsumen kan isi (pulsa Smartfren) juga," ucap Djoko. (gal/dew/*)
Deputi CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim pun mengungkap Smartfren memberi banderol harga miring untuk Andromax C? Berapa harga smartphone berbasis Android ini?
"Harganya Rp 649 ribu untuk Andromax C. Ponsel ini berbasis Android Ice Cream Sandwich yang dual-on (pakai dua kartu SIM, CDMA dan GSM)," kata Djoko saat berbincang dengan Liputan6.com, kemarin malam (10/6/2013).
Meski harga di bawah Rp 1 juta, spesifikasi yang dimiliki Andromax C pun tak kalah dengan Andromax generasi pertama. Andromax C akan dibekali prosesor dual-core.
Djoko mengaku kalau Smartfren menghadirkan Andromax C untuk menyasar kota yang dikategorikan sebagai 'kota kedua' di Indonesia. "Dengan harga Rp 649 ribu, tentunya akan menarik bagi 'kota kedua' untuk punya smartphone Android," ucapnya.
Smartfren pun berharap akan menjadi pilihan bagi kelas pemula yang ingin beralih dari ponsel fitur ke ponsel pintar. Apalagi semakin banyaknya ponsel pintar semakin mengurangi jumlah pengguna ponsel fitur. Karena itu Smartfren tak segan untuk memberikan subsidi dan memberi banderol harga murah.
Tapi ini bukan berarti Smartfren tak memiliki strategi. Setelah memiliki smartphone murah, konsumen diharapkan terus menggunakan layanan data dan seluler milik Smartfren. "Tiap bulan konsumen kan isi (pulsa Smartfren) juga," ucap Djoko. (gal/dew/*)
Advertisement