Ansu Fati Cerita Percakapan dengan Lamine Yamal Sebelum Tinggalkan Barcelona

Ansu Fati gabung AS Monaco dengan status pinjaman. Ia ungkap percakapan menyentuh dengan Lamine Yamal dan harapan bangkit dari cedera.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 04 Juli 2025, 03:39 WIB
Karier Ansu Fati di Barcelona belum bisa bersinar karena sering diganggu cedera. Dia dipinjamkan ke Brighton pada musim 2023/2024. Masa depan Ansu Fati di Barcelona masih menjadi bahan spekulasi. Blaugrana kabarnya bersedia menjual sang pemain bursa transfer pada musim panas 2024 ini. (Pau BARRENA / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Ansu Fati resmi bergabung dengan AS Monaco dengan status pinjaman selama satu musim. Dalam kesepakatan tersebut, klub Ligue 1 itu memiliki opsi pembelian permanen senilai 11 juta euro tergantung performa Fati di Prancis.

Sebelum menuntaskan kepindahannya, Fati mengungkap bahwa ia sempat berbicara dengan Lamine Yamal. Keduanya adalah lulusan La Masia yang menjalin kedekatan sejak lama, meski karier mereka kini berada di jalur berbeda.

“Saya berbicara dengannya. Kami selalu bersama di Barcelona,” ujar Fati kepada Marca. “Dia sangat menyayangi saya dan mendoakan yang terbaik. Kami saling menguatkan. Hampir semua pemain mendoakan saya, karena mereka orang-orang baik yang sudah bersama saya sejak di La Masia.”


Cedera Ganggu Perkembangan, Fati Ingin Bangkit

2. Pencetak Gol Termuda di Barcelona - Kali ini Ansu Fati masuk dalam buku rekor Barcelona sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah klub. Jebolan La Masia itu sukses membobol gawang Osasuna saat berumur 16 tahun 304 hari. (AFP/Josep Lago)

Barcelona masih percaya pada potensi jangka panjang Fati, terbukti dari perpanjangan kontraknya hingga Juni 2028. Namun, cedera yang berkepanjangan memaksanya kembali dipinjamkan demi mendapatkan menit bermain reguler.

Musim lalu, Fati menjalani masa pinjaman di Brighton, namun hanya tampil tiga kali sebagai starter. Sementara di musim 2024/2025, ia hanya bermain enam kali di La Liga dan tanpa kontribusi gol maupun assist.

“Kenapa tidak berhasil di Barcelona? Saya tidak tahu. Saya selalu berusaha jadi yang terbaik. Saya percaya pada Tuhan. Kadang apa yang terjadi di luar kendali, tapi saya bisa mengurangi risikonya,” ujar Fati. “Saya terus berjuang. Saya yakin akan menemukan momen lagi dan menikmatinya.”


Kembali ke Akar, Tinggalkan Nomor 10 di Camp Nou

Pemain Brighton, Ansu Fati merayakan gol kedua timnya pada laga Grup B Liga Europa 2023/2024 melawan Ajax Amsterdam di American Express Community Stadium, Brighton, Inggris, Jumat (27/10/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Frank Augstein)

Ansu Fati akan mengenakan nomor punggung 31 di Monaco, nomor yang sama saat ia melakukan debut senior bersama Barcelona. Pilihan ini menjadi simbol kembalinya ia ke akar semangat awal kariernya.

Di sisi lain, kepergian Fati dari Camp Nou meninggalkan warisan penting: Nomor punggung 10 yang dulu diwarisinya dari Lionel Messi. Kini, jersey ikonik itu kemungkinan besar akan diserahkan kepada Lamine Yamal.

Yamal tengah mencetak rekor demi rekor bersama tim utama Barcelona, dan diyakini layak melanjutkan tradisi besar yang melekat pada nomor tersebut.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya