Bandara VVIP IKN Target Rampung Agustus 2025

Bandara VVIP IKN jadi infrastruktur vital untuk konektivitas pejabat tinggi negara dan tamu kenegaraan yang akan melakukan aktivitas pemerintahan di IKN.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 03 Juli 2025, 20:40 WIB
Pembangunan Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh PT Brantas Abipraya (Persero). (Dok Brantas)

Liputan6.com, Jakarta - PT Brantas Abipraya (Persero) target menuntaskan pembangunan Bandara VVIP di Ibu Kota Nusantara (IKN) secara keseluruhan pada Agustus 2025. Adapun pembangunannya telah dimulai sejak 2023 lalu.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana menjelaskan, pembangunan Bandara VVIP ini mencakup runway sepanjang 3.000 meter dengan lebar 45 meter, apron seluas 102.150 meter persegi, dua taxiway masing-masing 180 x 30 meter, serta terminal VIP dan VVIP seluas total 7.350 meter persegi.

"Dengan spesifikasi tersebut, bandara ini mampu melayani pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777-200 ER dan Airbus A380, sekaligus menghadirkan efisiensi dan keamanan tingkat tinggi bagi pergerakan pejabat negara," terangnya, Kamis (3/7/2025).

Secara fungsi, Bandara VVIP IKN jadi infrastruktur vital untuk konektivitas pejabat tinggi negara dan tamu kenegaraan yang akan melakukan aktivitas pemerintahan di IKN. Namun, nantinya pun diharapkan dapat digunakan untuk masyarakat umum juga.

Terletak di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bandara yang pembangunannya sinergi Brantas Abipraya bersama BUMN konstruksi lainnya ini berdiri di atas lahan seluas 621 ha.

Lebih lanjut, Dian mengutarakan. Brantas Abipraya akan berfokus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di IKN. Tidak hanya kualitas konstruksi, estetika dari setiap karya konstruksi pun bakal diutamakan.

 

Angkat Ciri Khas Budaya Kalimantan

Pembangunan Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh PT Brantas Abipraya (Persero). (Dok Brantas)

"Seperti Bandara VVIP ini nantinya akan menunjukkan ciri khas budaya Kalimantan. Mengangkat konsep kearifan lokal, atap terminal terinspirasi dari perisai tradisional Suku Dayak, Talawang, yang merepresentasikan kekuatan dan perlindungan," ungkapnya.

"Konsep arsitektur ini sekaligus mengusung prinsip ramah lingkungan, menjadikan Bandara VVIP IKN sebagai green airport yang memadukan efisiensi operasional dengan keberlanjutan," ujar Dian.

Dalam proyek ini, Brantas Abipraya bertanggung jawab terhadap pembangunan sisi udara, termasuk runway, taxiway, apron, dan jalan relokasi. Sementara sisi darat dikerjakan oleh mitra BUMN lainnya.

 

23 Km dari Titik Nol IKN

Pembangunan Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh PT Brantas Abipraya (Persero). (Dok Brantas)

Dengan lokasi yang hanya berjarak 23 km dari Titik Nol IKN dan dapat dijangkau dalam 18 menit melalui jalan tol, bandara ini menjadi akses cepat menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Pembangunan bandara ini didukung teknologi konstruksi seperti Building Information Modeling (BIM). Teknologi ini membantu dalam memantau perkembangan proyek secara real-time serta memastikan akurasi dalam setiap tahapan pekerjaan konstruksi.

"Bandara VVIP IKN ini adalah wajah baru konektivitas, kami bangga menjadi bagian dari tonggak sejarah ini. Brantas Abipraya tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan solusi mobilitas strategis untuk mendukung kelancaran aktivitas kenegaraan di IKN," pungkas Dian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya