IHSG Dibuka Menguat ke 6.908 Hari Ini 3 Juli 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka menguat 27,52 poin atau 0,40 persen ke posisi 6.908,76.

oleh Septian DenyDiperbarui 03 Juli 2025, 09:20 WIB
Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka menguat 27,52 poin atau 0,40 persen ke posisi 6.908,76.

Dikutip dari Antara, Kamis (3/7/2025), kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 3,56 poin atau 0,46 persen ke posisi 769,78.

Prediksi IHSG Hari Ini 3 Juli 2025, Berpeluang Menghijau

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat secara teknikal pada perdagangan Kamis (3/7/2025).

IHSG melemah 0,49% ke posisi 6.881 pada Rabu, 2 Juli 2025. Investor asing mencatat aksi jual Rp 386 miliar pada pasar regular.

Senior Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Kevin Juido Hutabarat menuturkan, melihat hal itu, pihaknya prediksi IHSG hari ini berpeluang menguat. IHSG akan bergerak di level resistance 6.900-6.923 dan level support di 6.850-6.811.

Sementara itu, Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tasrul Tanar menuturkan, IHSG menguji support dan potensi katalis reversal. IHSG berada dalam fase tekanan teknikal jangka pendek.

“Dengan RSI di 25.46, IHSG berada dalam kondisi oversold, menandakan potensi rebound jika ada katalis positif. Namun, MFI (57.26) menunjukkan bahwa aliran dana masih moderat, mengindikasikan belum ada aksi beli besar yang mendominasi pasar,” ujar Tasrul.

 

Level Resistance Pertama IHSG

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ia mengatakan, level resistance pertama IHSG berada di 6.915,97 dan resistance kedua di 6.956,93, yang keduanya menunjukkan potensi level penghalang bagi IHSG untuk melanjutkan reli.

“Di sisi lain, support pertama berada di 6.828.49 dan support kedua di 6.781.97, memberikan level penting untuk memantau potensi koreksi lebih lanjut jika IHSG gagal bertahan di atas level-level tersebut,” kata dia.

Tasrul mengatakan, volatilitas harga tercatat cukup tinggi (Std.Dev 0.91) mencerminkan pergerakan yang fluktuatif dalam periode 62 hari terakhir. Slope 15.57 menunjukkan pergerakan harga yang relatif stabil dalam tren jangka pendek, meski dalam tekanan.

“Indikator W%R di -60.85 dan CMO di -49.08 memperkuat sinyal bearish jangka pendek, dengan momentum negatif yang masih dominan. Critical level di 6.780,” ujar Tasrul.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Kevin memilih saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP).

Rekomendasi Saham

Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Trading Idea hari ini: BRPT, TOBA, BUMI, UNTR, ASII, dan PTMP

  • BRPT Spec Buy dengan area beli di 1.550-1.580, cutloss di bawah 1.550. Target jual dekat di 1.610-1.650.
  • TOBA Spec Buy dengan area beli di 730-760, cutloss di bawah 720. Target jual dekat di 780-800.
  • BUMI Spec Buy dengan area beli di 110-114, cutloss di bawah 109. Target jual dekat di 116-118.
  • UNTR Buy on Weakness dengan area beli di 21.150-21.300 cutloss di bawah 21.000. Target jual dekat di 21.500-21.700.
  • ASII Spec Buy dengan area beli di 4.480-4.540, cutloss di bawah 4.480. Target jual dekat di 4.580-4.630.
  • PTMP Spec Buy dengan area beli di 114-121, cutloss di bawah 114. Target jual dekat di 124-127.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya