Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda Rumah Sakit (RS) Hermina Jatinegara, Jakarta Timur, pada Rabu, 2 Juli 2025, sekitar pukul 05.02 WIB. Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh ledakan panel listrik di ruang Farmasi yang berada di lantai 3 gedung rumah sakit.
"Asap tebal terlihat oleh Security dari pemantauan CCTV di ruang farmasi lantai 3, lalu mencoba memadamkan dengan hidran dan terdengar ledakan dari panel listrik di ruang farmasi lantai 3," kata Bayu dalam keterangannya, Rabu (2/7/2025).
Advertisement
"Dan segera menghubungi Damkar untuk meminta bantuan pemadaman," sambungnya.
Untuk dapat memadamkan api tersebut, pihaknya menerjunkan 10 unit mobil pemadam kebakaran serta 50 personel. Api sukses dipadamkan pada pukul 07.30 Wib.
"Unit pertama meluncur 1 unit dari 5.11. Pengerahan 10 unit pendukung dan pengerahan personel 50 personel," ujarnya.
Atas kejadian itu, puluhan pasien pun dapat terselamatkan. Baik dari lantai lima hingga lantai enam.
"Jumlah pasien lantai 6, 43 pasien, pasien bayi 6 orang. Pasien lantai 5, 12 pasien. Total pasien 61 pasien. Jiwa terselamat 75 orang," pungkasnya.
Tak Ada Korban Jiwa
Kebakaran melanda RS Hermina Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu pagi (21/6/2025). Meski sempat menimbulkan kepanikan, seluruh pasien dan tenaga medis berhasil dievakuasi dengan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan pihaknya mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan 50 personel untuk menangani kebakaran tersebut.
“Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dan 50 personel Gulkarmat Jakarta Timur kami kerahkan untuk memadamkan api,” ujar Abdul seperti dikutip dari Antara.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.02 WIB dan api berhasil dilokalisir dalam hitungan menit. Namun, asap putih tebal masih menyelimuti beberapa lantai di gedung rawat jalan. Tim pemadam langsung mengerahkan unit pendukung untuk menyedot sisa asap di dalam gedung.
“Kami juga ada unit tambahan pendukung untuk menghilangkan asap akibat kebakaran,” lanjut Abdul.
75 Jiwa Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi, sebanyak 75 jiwa berhasil dievakuasi dengan selamat, termasuk pasien yang dirawat dengan kursi roda maupun tempat tidur. Beberapa pasien dipindahkan sementara ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk pemeriksaan kondisi kesehatan.
“Tidak ada korban jiwa, semua pasien berhasil diselamatkan dan langsung mendapatkan penanganan medis lanjutan,” tegas Abdul.
Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh ledakan pada panel listrik di ruang farmasi lantai tiga. Ledakan tersebut menimbulkan kepulan asap yang terpantau dari kamera pengawas (CCTV), sebelum akhirnya petugas keamanan rumah sakit segera menghubungi Dinas Gulkarmat Jakarta Timur.
Hingga pagi ini, proses pendinginan dan pengamanan lokasi masih dilakukan petugas guna memastikan situasi benar-benar aman dan terkendali.
Reporter: Nur Habibie
Sumber: Merdeka.com