Peringatan untuk Cristiano Ronaldo: Piala Dunia 2026 Bisa Berakhir dengan Air Mata

William Gallas memperingatkan Cristiano Ronaldo bahwa impian juara Piala Dunia 2026 kemungkinan besar akan berakhir pahit meski Portugal tampil kuat.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 01 Juli 2025, 03:32 WIB
Kapten Portugal Cristiano Ronaldo memberikan tepuk tangan saat meninggalkan lapangan dalam laga semifinal Nations League melawan Jerman, Kamis dini hari WIB (5-6-2025). (AP Photo/Matthias Schrader)

Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo disebut masih menyimpan ambisi besar untuk tampil di Piala Dunia 2026. Namun, eks bek timnas Prancis William Gallas memperingatkan bahwa perjalanan megabintang Portugal itu bisa berakhir penuh emosi, dan mungkin dengan air mata.

Ronaldo kini telah berusia lebih dari 40 tahun dan baru saja memperpanjang kontraknya bersama Al Nassr hingga dua tahun ke depan dengan nilai fantastis. Ia juga masih mengejar target pribadi, yaitu mencapai 1.000 gol sepanjang kariernya.

Meski usianya tak lagi muda, Ronaldo masih dipercaya sebagai kapten timnas Portugal dan berambisi melanjutkan kiprah internasionalnya hingga turnamen terbesar di dunia tahun depan.


Portugal Kuat, Tapi Ronaldo Dinilai Tak Lagi Bisa Jadi Starter

(Dari kiri) Pemain timnas Portugal Bernardo Silva, Joao Palhinha dan Cristiano Ronaldo mengambil bagian dalam sesi latihan di kamp pelatihan "Cidade do Futebol" Portugal di Oeiras, di pinggiran Lisbon, Sabtu (4/6/2022). Portugal akan menjamu Swiss pada matchday 2 Grup 2 UEFA Nations League A 2022/2023, Senin 6 Juni 2022 dini hari WIB di Estadio Jose Alvalade. (CARLOS COSTA / AFP)

Menurut Gallas, meski Portugal tampil meyakinkan dengan materi pemain mumpuni, harapan Ronaldo untuk mengangkat trofi Piala Dunia sangat tipis. Ia bahkan memprediksi hasil akhir yang tidak menyenangkan bagi sang bintang.

“Cristiano Ronaldo akan tampil di Piala Dunia musim panas nanti, dan apa pun hasilnya, itu akan emosional,” ujar Gallas. “Mungkin dia tak bisa lagi menjadi starter, tapi dia tetap bisa memberi dampak dari bangku cadangan.”

Gallas yang pernah menghadapi Ronaldo saat keduanya bermain di Premier League mengakui ketangguhan sang pemain. Namun, ia menilai bahwa harapan besar di Piala Dunia bisa menjadi beban yang terlalu berat pada tahap akhir karier.


Satu Kesempatan Terakhir untuk Mengejar Gelar Prestisius

Pemain Portugal, Cristiano Ronaldo, mengangkat trofi saat menjuarai UEFA Nations League 2025 setelah menaklukkan Timnas Spanyol lewat drama adu penalti di Allianz Stadium, Senin (09/06/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Martin Meissner)

Ronaldo telah mempersembahkan gelar Euro dan dua trofi UEFA Nations League untuk Portugal. Namun, gelar juara dunia masih menjadi satu-satunya pencapaian besar yang belum ia raih di level internasional.

Berbeda dengan rival abadinya, Lionel Messi, yang sukses menjuarai Piala Dunia 2022 bersama Argentina, Ronaldo belum pernah mencicipi trofi tersebut sepanjang kariernya.

Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diyakini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Ronaldo menutup karier gemilangnya dengan gelar paling prestisius di sepak bola.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya