Tyrell Malacia Tambah Deretan Masalah Sulitnya Jual Pemain yang Dihadapi Manchester United

Manchester United tengah menghadapi tantangan besar dalam proses perombakan skuadnya musim panas ini. Meski Ruben Amorim telah memulai langkah restrukturisasi, klub justru dihadapkan pada kendala pelik: banyaknya pemain yang tak lagi masuk dalam rencana tim namun sulit untuk dijual.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 30 Juni 2025, 15:16 WIB
Pemain Manchester United (MU), Harry Maguire, Diogo Dalot, Andre Onana, dan Joshua Zirkzee, tampak lemas setelah gawang tim mereka dibobol Bournemouth dalam laga pekan 17 Premier League 2024/2025 di Old Trafford, Minggu (22/12/2024) malam WIB. MU kalah 0-3 dari Bournmouth di depan para pendukungnya. (Darren Staples / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United tengah menghadapi tantangan besar dalam proses perombakan skuadnya musim panas ini. Meski pelatih Ruben Amorim telah memulai langkah restrukturisasi, klub justru dihadapkan pada kendala pelik: banyaknya pemain yang tak lagi masuk dalam rencana tim namun sulit untuk dijual. Salah satu nama yang menjadi simbol masalah ini adalah bek kiri asal Belanda, Tyrell Malacia.

Malacia bergabung ke Old Trafford tiga tahun lalu sebagai rekrutan pertama Erik ten Hag. Saat itu, kehadirannya diharapkan bisa menambah kekuatan dan kedalaman di sektor bek kiri.

Ia bahkan tampil cukup meyakinkan di musim pertamanya, menunjukkan agresivitas dan kemampuan bertahan yang menjanjikan. Namun, nasib berkata lain. Cedera lutut serius yang dialaminya menjadi titik balik buruk dalam kariernya bersama Setan Merah.

Bek berusia 25 tahun itu mengalami robekan meniskus yang membutuhkan operasi. Sayangnya, prosedur pertama gagal, memaksanya menjalani operasi kedua dan menjalani masa pemulihan yang sangat panjang, mencapai 18 bulan.

Selama periode itu, Malacia nyaris tak terlihat di lapangan dan hanya tampil tiga kali di Premier League dalam dua musim terakhir. Ketidakhadirannya membuatnya kehilangan momentum dan tempat di tim utama.


Malacia Dikembalikan PSV

Tyrell Malacia tampil menawan saat MU melawan Liverpool (Twitter Malacia)

Musim lalu, United mencoba memberi jalan keluar dengan meminjamkannya ke PSV Eindhoven. Klub Belanda itu sebenarnya memiliki opsi untuk membeli Malacia secara permanen dengan mahar sekitar £8,5 juta.

Namun, melihat kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih dan performa yang tak meyakinkan, PSV memilih mundur dari kesepakatan tersebut.

Kini, Malacia kembali ke Manchester dalam situasi yang tidak ideal. Ruben Amorim tak memasukkannya ke dalam rencana utama musim depan.

United pun mencoba menawarkan sang pemain ke sejumlah klub, namun hingga kini belum ada peminat. Cedera berkepanjangan dan kurangnya menit bermain membuat klub-klub lain enggan mengambil risiko.


Masalah Pelik MU

Pelatih MU, Amorim, mengungkapkan bahwa keputusan untuk memasukkan Rashford kembali ke dalam daftar pemain didasarkan pada kebutuhan tim saat ini, terutama mengingat terbatasnya opsi yang tersedia. (AP Photo/Dave Thompson)

Situasi ini mencerminkan persoalan yang lebih luas di tubuh Manchester United. Klub tengah kesulitan untuk menurunkan beban skuad karena banyak pemain yang tidak lagi dibutuhkan, namun tetap terikat kontrak jangka panjang dengan gaji tinggi. Nama-nama seperti Marcus Rashford, Antony, dan Jadon Sancho termasuk dalam kelompok ini.

Lanjut Baca:

Ketiganya kembali ke Carrington setelah sempat mengalami masa sulit musim lalu. Sancho dipinjamkan ke Borussia Dortmund, sementara Rashford dan Antony tampil jauh di bawah ekspektasi. Ruben Amorim sejauh ini tidak memberikan sinyal akan mempertahankan mereka, dan ketiganya kabarnya mulai menjajaki peluang hengkang. Namun sekali lagi, tingginya gaji dan performa yang menurun menjadi hambatan utama dalam proses negosiasi dengan klub lain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya