Dinas KPKP Beberkan Alasan Harga Beras di Jakarta Mengalami Kenaikan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi Jakarta, Hasudungan Sidabalok menyampaikan, hasil pemantauan harga komoditas pangan strategis mingguan tingkat eceran oleh pada minggu keempat bulan Juni 2025.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 30 Juni 2025, 13:00 WIB
Pedagang memeriksa kondisi beras di pasar Cibubur, Jakarta, Senin (19/2/2024). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi Jakarta menyampaikan, hasil pemantauan harga komoditas pangan strategis mingguan tingkat eceran oleh pada minggu keempat bulan Juni 2025.

Menurut Kepala Dinas KPKP Jakarta, Hasudungan Sidabalok, ada kenaikan harga pada komoditas beras.

"Kenaikan harga beras terjadi baik untuk jenis beras premium maupun medium. Beras premium (IR I) mengalami kenaikan sebesar 0,56% atau naik sebesar Rp. 83,- dari Rp. 14.883,-/kg menjadi Rp. 14.966,-/kg. Sedangkan kenaikan harga beras medium sebesar 0,76% atau Rp. 102,- dari Rp. 13.410,-/kg menjadi Rp. 13.512,-/kg," kata Hasudungan melalui keterangan tertulis, Senin (30/6/2026).

Hasudungan menjelaskan, kenaikan harga komoditas beras terjadi secara nasional dikarenakan meningkatnya Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani yang semula Rp. 6.000,-/kg menjadi Rp. 6.500,-/kg sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. 

Selain itu, lanjut Hasudungan, juga dapat dimungkinkan karena adanya penyerapan gabah oleh Perum Bulog sehubungan dengan target pengadaan beras dalam negeri sebanyak 3.000.000 (tiga juta) ton sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Beras.

 

Bakal Gelar Pasar Murah

Hasudungan memastikan, pihaknya melakukan upaya dalam mengatasi hal ini, yaitu secara aktif melaksanakan kegiatan pasar Pangan Murah Keliling di lokasi kantor-kantor instansi Pemprov Jakarta, rusun, RPTRA, dan lokasi lainnya.

"Pemprov Jakarta melakukan monitoring perkembangan harga pangan secara berkala serta berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Perum Bulog terkait rencana penyaluran Bantuan Pangan Beras oleh Badan Pangan Nasional," Hasudungan menandasi.

Sebagai informasi, alokasi penyaluran Bantuan Pangan Beras di Jakarta direncanakan periode Juni dan Juli 2025 sebanyak 10 kg beras/KPM/bulan kepada para penerima Bantuan Pangan Beras berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. 

Diketahui, penyaluran Bantuan Pangan Beras merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat dalam menjaga stabilitas harga beras secara nasional.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya