Del Piero, Juventus, dan Cinta yang Tak Pernah Padam

Legenda Bianconeri, Alessandro Del Piero, mengaku bicara tentang performa Juventus. Dia juga menunjukkan cintanya yang tak pernah padam terhadap klub ini.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 29 Juni 2025, 00:17 WIB
Para pemain Juventus berpose untuk foto tim jelang pertandingan Grup G Piala Dunia Antarklub melawan Al Ain di Washington, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Nick Wass)

Liputan6.com, Jakarta Juventus mengusung semangat baru di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 meski musim sebelumnya penuh gejolak. Mereka sukses melangkah ke fase gugur setelah mengalahkan Al Ain dan Wydad.

Namun, kekalahan telak 2-5 dari Manchester City menjadi catatan penting yang tak bisa diabaikan. Meski begitu, penampilan di fase grup dinilai menjanjikan dan memberi sinyal kebangkitan.

Laga babak 16 besar melawan Real Madrid kini jadi fokus utama. Pertarungan ini akan menguji sejauh mana Juventus siap meninggalkan bayang-bayang musim lalu.

Legenda Bianconeri, Alessandro Del Piero, mengaku bicara tentang performa Juventus. Dia juga menunjukkan cintanya yang tak pernah padam terhadap klub ini.


Del Piero: Ada Harapan di Tengah Keterpurukan

Alessandro Del Piero. Striker Italia yang telah pensiun bersama Delhi Dynamos pada Januari 2015 ini pernah menjadi top skor Liga Italia pada musim ke-15 bersama Juventus pada 2007/2008 saat berusia 34 tahun. Total ia mencetak 21 gol pada musim tersebut. (AFP/Giuseppe Cacace)

Del Piero menyampaikan dukungannya pada Juventus dalam wawancara dengan FIFA. Ia menilai ada hal positif yang muncul dari tim meski datang dari musim yang sulit.

“Mereka baru saja menjalani musim yang tidak begitu baik. Mereka mengganti pelatih di tengah musim, hal yang jarang terjadi untuk Juve,” ujar Del Piero.

“Bermain sebaik ini sangat menggembirakan, lolos dari fase grup juga penting. Cara mereka melakukannya terasa membawa energi baru, para pemain tampil hebat – meskipun laga terakhir mengecewakan,” tambahnya.


Kecintaan yang Tak Pernah Padam

Mantan pemain sepak bola Italia, Alessandro Del Piero, memberi isyarat sebelum pertandingan Liga Champions UEFA antara Juventus dan Benfica di stadion Allianz di Turin, Italia, pada 29 Januari 2025. (Marco BERTORELLO/AFP)

Del Piero bukan sekadar legenda, tapi juga sosok yang tetap mencintai Juventus sepenuh hati. Meski sudah pensiun, ia tak pernah berhenti mendukung klub yang ia bela selama hampir dua dekade.

“Anda tahu, saya adalah seorang penggemar, saya adalah mantan pemain, dan saya tetap menjadi penggemar. Saya hanya berharap yang terbaik untuk tim saya,” katanya tulus.

Selama 19 tahun berseragam Juventus, Del Piero mencetak hampir 200 gol di Serie A dan tampil lebih dari 700 kali. Suaranya selalu dihormati di kalangan tifosi Bianconeri.


Tudor dan Misi Membawa Juventus Maju

Pelatih Juventus, Igor Tudor, dalam laga Grup G Piala Dunia Antarklub melawan Manchester City di Orlando, Florida, Jumat (27/6/2025). (AP Photo/John Raoux)

Igor Tudor, pelatih yang baru memperpanjang masa baktinya, kini mengemban tugas besar. Ia harus memastikan Juventus tetap berada di jalur positif di tengah tekanan tinggi.

Laga melawan Real Madrid akan jadi panggung pembuktian, tidak hanya untuk Tudor, tetapi juga untuk skuad muda Juventus yang penuh potensi.

Juventus butuh lebih dari sekadar semangat; mereka butuh konsistensi dan keberanian. Jika semangat yang dibicarakan Del Piero itu nyata, maka harapan memang masih ada.

Sumber: FIFA, Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya