Liverpool Resmi Rekrut Kiper yang Pernah Diincar MU, Siapa Dia?

Liverpool resmi mendatangkan Freddie Woodman, kiper utama Preston North End, yang akan bergabung secara gratis saat kontraknya berakhir akhir Juni ini.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 28 Juni 2025, 09:13 WIB
Logo dan ilustrasi Liverpool. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool resmi mendatangkan Freddie Woodman, kiper utama Preston North End, yang akan bergabung secara gratis saat kontraknya berakhir akhir Juni ini.

Penjaga gawang berusia 28 tahun tersebut akan mengisi peran sebagai kiper ketiga di bawah Alisson Becker dan Giorgi Mamardashvili.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Liverpool dalam memperkuat kedalaman skuad serta memenuhi kuota pemain homegrown — syarat penting dalam regulasi Premier League dan Liga Champions.

Kehadiran Woodman menjadi solusi logis setelah kepergian Caoimhin Kelleher ke Brentford dengan nilai transfer mencapai £18 juta. Selain itu, dua kiper muda Liverpool — Vitezslav Jaros dan Harvey Davies — telah dipinjamkan masing-masing ke Ajax dan Crawley Town untuk mendapatkan menit bermain.

Meski klub juga merekrut kiper muda asal Hungaria, Armin Pecsi dari Puskas Akademia, pemain tersebut diproyeksikan untuk memperkuat tim U-23.


Karier Freddie Woodman

Kiper Swansea City, Freddie Woodman gagal mengantisipasi tendangan bek Manchester City, Kyle Walker yang berbuah gol pertama dalam laga babak kelima Piala FA 2020/21 di Liberty Stadium, Rabu (10/2/2021). Swansea City kalah 1-3 dari Manchester City. (AFP/Rebecca Naden/Pool)

Woodman bukan nama asing dalam dunia sepak bola Inggris. Ia pernah memperkuat tim nasional Inggris U-21 dan memulai kariernya di akademi Crystal Palace sebelum pindah ke Newcastle pada 2013.

Namun, ia lebih banyak dipinjamkan ke berbagai klub seperti Hartlepool, Crawley Town, Kilmarnock, Aberdeen, Swansea City, dan Bournemouth.

Woodman akhirnya menemukan konsistensi di Preston North End, di mana ia menjadi pilihan utama selama tiga musim terakhir.


Solusi Kuota Homegrown Liverpool

Liverpool - Ilustrasi Logo Liverpool (Bola.com/Adreanus Titus)

Perekrutan Woodman juga memperlihatkan kepiawaian Liverpool dalam membaca kebutuhan regulasi. Premier League menetapkan setiap klub hanya boleh memiliki maksimal 17 pemain non-homegrown dari total 25 pemain senior.

Selebihnya, harus berasal dari sistem pelatihan klub-klub di bawah naungan FA Inggris, minimal selama tiga musim penuh sebelum usia 21 tahun.

Situasi ini menjadi penting mengingat rekrutan anyar Liverpool, Milos Kerkez, berstatus non-homegrown. Sementara itu, Jeremie Frimpong, meski bukan kelahiran Inggris, dihitung sebagai homegrown karena pernah menimba ilmu di akademi Manchester City.

Sumber: Liverpool FC

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya