Gareth Southgate Lega Lepas Jabatan: Tak Rindu Kursi Manajer Inggris

Gareth Southgate mengaku tak merindukan jabatan manajer Inggris usai mundur pasca-Euro 2024. Ia menyebut tekanan besar kini tak lagi membebani.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 27 Juni 2025, 02:01 WIB
Gareth Southgate, Mantan Pelatih Timnas Inggris Foto: AFP/Niklas Halle'n)

Liputan6.com, Jakarta Gareth Southgate akhirnya angkat bicara soal kehidupannya setelah tidak lagi menjabat sebagai manajer timnas Inggris. Ia mundur dari posisinya usai kekalahan dramatis dari Spanyol di final Euro 2024 lalu.

Selama lebih dari tujuh tahun memimpin, Southgate membawa Inggris ke dua final Euro dan satu semifinal Piala Dunia. Namun, di balik pencapaian tersebut, Southgate menyimpan beban besar sebagai pemimpin tim nasional.

Kini, setelah resmi mendapat gelar kebangsawanan dan menjadi Sir Gareth Southgate, pria berusia 54 tahun itu mengungkapkan betapa leganya ia bisa menikmati pertandingan dari sofa, tanpa tekanan publik atau keputusan sulit di pinggir lapangan.


Southgate Nyaman Jadi Penonton

Timnas Inggris dipastikan tidak memiliki pelatih kepala untuk saat ini. Pasalnya Gareth Southgate memutuskan mundur dari jabatannya pasca Inggris kalah di Final Euro 2024. (AP Photo/Matthias Schrader, File)

Dalam wawancara bersama BBC Sport, Southgate mengakui bahwa menyaksikan timnas dari kejauhan terasa "sedikit aneh", tetapi ia sama sekali tidak merindukan perannya sebagai manajer.

“Saya rasa penting bagi saya untuk duduk di sofa dan tidak menghalangi jalan mereka,” ujarnya. “Tim ini sekarang milik mereka sepenuhnya, dan saya harus memberi ruang seluas mungkin.”

Ia menekankan bahwa keputusannya mundur bukan hanya soal hasil di turnamen, tetapi juga kebutuhan untuk melepaskan diri dari tekanan harian yang terus membayangi selama masa jabatannya.


Beratnya Tekanan Jadi Manajer Timnas Inggris

Gareth Southgate telah membuat keputusan cemerlang untuk memanggil penyerang-penyerang top ke skuad Inggris untuk Piala Dunia 2022 nanti. Nama-nama seperti Harry Kane, Phil Foden, Raheem Sterling, Mason Mount, Jack Grealish, dan Bukayo Saka akan menjadi opsi pertama pelatih 52 tahun tersebut. Namun selain itu masih ada amunisi cadangan di Marcus Rashford, Jadon Sancho, Jarrod Bowen, dan Tammy Abraham. (AFP/Laurence Griffiths)

Southgate mengungkapkan bahwa beban sebagai manajer Inggris bukan sesuatu yang mudah dijalani. Bahkan setelah mundur, baru ia benar-benar menyadari seberapa besar tekanan yang selama ini dipikul.

“Setiap jam dalam hari saya selalu dipenuhi pikiran tentang bagaimana membuat Inggris lebih baik, apa yang sedang terjadi dengan para pemain, dan apa yang bisa kami ubah,” kata Southgate.

Menurutnya, hal tersebut lumrah dialami para pemimpin organisasi besar, yang dituntut selalu berpikir strategis dan mengambil keputusan penting dalam tekanan tinggi.


Soal Kritik Tuchel: Bukan Urusan Saya Lagi

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel melakukan protes setelah pemainnya dilanggar oleh pemain Albania dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Wembley Stadium, London, Jumat (21/03/2025) waktu setempat. (AP Photo/Alastair Grant)

Setelah Southgate mundur, posisi manajer Inggris sempat diisi secara interim oleh Lee Carsley sebelum akhirnya diserahkan kepada pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel. Mantan pelatih Chelsea itu langsung membuat gebrakan, menang di tiga laga kualifikasi Piala Dunia.

Namun, Tuchel juga sempat mengkritik era Southgate dengan menyebut bahwa Inggris “lebih takut tersingkir daripada bersemangat untuk menang” di Euro 2024. Saat ditanya soal komentar tersebut, Southgate memilih menahan diri.

“Tidak penting bagaimana saya menerimanya atau apa pendapat saya. Yang penting adalah saya memberi ruang dan kebebasan bagi tim dan manajer baru untuk bekerja,” jelasnya.

Dengan nada tenang, Southgate menegaskan bahwa tugasnya sudah selesai. “Saya punya pengalaman luar biasa memimpin negara ini, tapi sekarang giliran mereka membawa Inggris ke arah yang baru. Saya akan mendukung dari rumah, sebagai fans.”

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya