Long Boat Pengangkut Tim Sepak Bola Tenggelam di Perairan Selat Nenek Batam, Lima Selamat 8 Orang Hilang

Sebuah Long Boat yang mengangkut tim sepak bola dari Pulau Nenek menuju Pulau Setokok terbalik akibat dihantam gelombang. Dari total 13 orang di dalam kapal, 5 berhasil ditemukan selamat dan 8 masih dalam pencarian

oleh Ajang NurdinDiperbarui 26 Juni 2025, 01:34 WIB
Tim SAR mencari korban yang hilang dalam insiden tenggelamnya long boat pengangkut tim sepak bola di Selat Nenek, Batam. (Foto: Liputan6.com/Istimewa)

Liputan6.com, Batam - Insiden kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Kepri. Sebuah kapal jenis Long Boat yang mengangkut tim sepak bola dari Pulau Nenek Tukuan Pulau Stokok dilaporkan tenggelam di Perairan Selat Nenek, Batam, pada Rabu sore (25/6/2025).

Dari 13 orang penumpang, 5 berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sementara 8 lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Fazzli mengatakan, pihaknya menerima informasi awal dari perangkat Desa Setokok, Zamri, sekitar pukul 17.50 WIB.

“Kami menerima laporan bahwa sebuah Long Boat yang mengangkut tim sepak bola dari Pulau Nenek menuju Pulau Setokok terbalik akibat dihantam gelombang. Dari total 13 orang di dalam kapal, 5 berhasil ditemukan selamat dan 8 masih dalam pencarian,” jelas Fazzli, Rabu malam.

Menurut laporan, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat tim sepak bola Pulau Nenek bertolak ke Pulau Setokok untuk mengikuti pertandingan. Namun, di tengah perjalanan, Long Boat tenggelam dihantam gelombang besar hingga terbalik di koordinat 00° 54' 38" N 104° 01' 47" E.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Batam, Polair Polda Kepri, Polairud Polresta Barelang, Pos AL Kertang, BP Batam, Polsek Bulang, perangkat Desa Setokok, serta masyarakat setempat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

 

Simak Video Pilihan Ini:

Proses Pencarian dan Daftar Sementara Korban

Pelaksanaan Operasi SAR, pukul 18.10 WIB, Tim Search and Rescue Unit (SRU) dari Pos SAR Batam yang berjumlah enam personel bergerak menuju lokasi menggunakan Rescue Car Type II yang dilengkapi Rubber Boat.

Jarak tempuh ke lokasi kejadian sekitar 26 kilometer dengan estimasi tiba di lokasi pada pukul 19.40 WIB. Selain itu, tim juga menyiagakan kapal RIB untuk mempercepat proses evakuasi.

Ia menyebutkan Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan dengan hujan ringan, kecepatan angin Tenggara 8-12 knot, dan ketinggian gelombang berkisar 0,5 hingga 1 meter, yang menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.

Adapun alat dan Peralatan SAR yang dikerahkan yakni 1 Unit Rescue Car Type II1 Set Rubber Boat + Motor Tempel,1 Set Alat Komunikasi, 1 Set Peralatan SAR Air, 1 Set Drone Thermal, Aquaeye (alat deteksi bawah air), alat penerangan dan perlengkapan evakuasi, Proses pencarian dan penyelamatan terus berlangsung hingga malam hari.

Kepala SAR Tanjungpinang, Fazzli, mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di laut, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan para korban yang masih hilang. Mohon doa dan dukungan semua pihak,” ucapnya.

Data Korban Sementara

Jumlah Penumpang: 13 orang

Selamat: 5 orang (Rahel, Peri, Riko, Boge, Rehan)

Dalam Pencarian: 8 orang (Tepok, Damar, Maher, Papat, Pai, Fir, Andika, Amirul)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya