Direktur AC Milan Beri Bocoran Tentang Luka Modric

"Kami sedang bekerja untuk mendatangkannya setelah ia resmi meninggalkan Madrid."

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 25 Juni 2025, 17:04 WIB
Luka Modric telah menjalani laga terakhirnya bersama Real Madrid ketika bersua Real Sociedad pada laga pekan ke-38 La Liga musim ini di Santiago Bernabeu, Sabtu (24/5/2025) malam WIB. (AP Photo/Cesar Cebolla)

Liputan6.com, Jakarta Setelah 13 tahun membela Real Madrid, Luka Modric akan mengakhiri perjalanannya di Santiago Bernabeu. Piala Dunia Antarklub 2025 akan menjadi turnamen terakhirnya dengan seragam Los Blancos. Gelandang veteran asal Kroasia itu kini dikabarkan semakin dekat dengan AC Milan.

Musim panas ini bisa menjadi awal baru bagi Modric, sekaligus lembaran baru bagi Rossoneri, yang telah memanggil kembali pelatih Massimiliano Allegri. Milan sedang membutuhkan figur pemimpin, dan Modric tampaknya jadi jawaban yang dicari.

Direktur olahraga Milan, Igli Tare, telah mengonfirmasi bahwa klub sedang mengupayakan kesepakatan untuk membawa Modric ke San Siro. "Kami sedang bekerja untuk mendatangkannya setelah ia resmi meninggalkan Madrid," ujar Tare, seperti dikutip beinSPORTS.


Modric, Sosok yang Dibutuhkan Milan

Pemain depan AC Milan asal Portugal #10, Rafael Leao, bereaksi di akhir pertandingan final Piala Italia (Coppa Italia) antara AC Milan dan Bologna di stadion Olimpiade di Roma, Kamis dini hari WIB (15-5-2025). (Isabella BONOTTO/AFP)

Musim lalu, AC Milan tampil inkonsisten dan hanya finis di peringkat kedelapan Serie A. Mereka juga gagal merebut trofi Coppa Italia usai kalah di final dari Bologna.

Kehilangan tiket Liga Champions menjadi tamparan keras bagi Rossoneri. Tare menilai, salah satu masalah utama Milan musim lalu adalah absennya sosok pemimpin sejati di lapangan.

"Kami menganalisis apa yang kurang, dan salah satu hal yang paling menonjol adalah kepemimpinan," ujar Tare. "Saya rasa, kehadiran Modric akan sangat cocok untuk menjawab kebutuhan ini."


Ambisi Modric di Akhir Karier

Luka Modric telah menjalani laga terakhirnya bersama Real Madrid ketika bersua Real Sociedad pada laga pekan ke-38 La Liga musim ini di Santiago Bernabeu, Sabtu (24/5/2025) malam WIB. (AP Photo/Cesar Cebolla)

Luka Modric memang sudah tidak lagi muda, tapi semangat kompetitifnya belum surut. Meski menit bermainnya di Real Madrid berkurang musim lalu, ia tetap menciptakan 99 peluang — terbanyak kedua setelah Vinicius Junior.

Di usia 39 tahun, Modric masih ingin menjadi tokoh utama dalam sebuah proyek besar. "Hal pertama yang ia tanyakan adalah, apakah tim ini akan dibangun untuk menjuarai liga," kata Tare.

"Ia datang sebagai juara sejati dari Real Madrid, dengan enam trofi Liga Champions. Ia ingin jadi protagonis, menjadi figur penting dalam hal mentalitas, karakter, dan kepemimpinan."


Rencana Besar Milan

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri melambaikan tangan sebelum pertandingan Liga Italia 2022/2023 antara Juventus melawan Sassuolo di stadion Juventus, Turin pada 15 Agustus 2022. Allegri tercatat menjadi salah satu pelatih paling boros di bursa transfer, yaitu 1,08 miliar Euro. Pada periode pertamanya di Juventus, Allegri mendapat kucuran dana besar. Dia bisa merekrut Cristiano Ronaldo seharga 117 juta euro dan Gonzalo Higuain senilai 90 juta euro. Allegri juga mengeluarkan banyak uang saat bekerja di AC Milan. Pembelian termahalnya di San Siro adalah Zlatan Ibrahimovic pada 2011 seharga 24 juta euro. (AFP/Marco Bertorello)

Kedatangan Modric tidak akan jadi satu-satunya langkah Milan di bursa transfer. Tare mengisyaratkan akan ada tambahan satu atau dua pemain senior lagi yang bisa memimpin pemain muda.

"Modric akan menjadi titik acuan dalam tim ini. Namun, kami juga akan menambahkan satu atau dua pemain berpengalaman lainnya," kata Tare.

Lanjut Baca:

Milan ingin membangun ulang pondasi yang kuat untuk kembali bersaing di papan atas Serie A. Dengan kombinasi pengalaman dan energi muda, harapannya jelas: kembali menjadi tim juara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya