Teknologi Sensor IoT Karya Anak Bangsa, Solusi Digital untuk Agrikultur Modern

Dengan teknologi ini, kenyamanan dan kesehatan ayam broiler dapat ditingkatkan secara signifikan.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 25 Juni 2025, 17:05 WIB
Teknologi Sensor IoT Karya Anak Bangsa, Solusi Digital untuk Agrikultur Modern (doc: Indico)

Liputan6.com, Jakarta INDICO, melalui portofolio Digital Food Ecosystem (DFE), menjalin kerja sama riset dan pengembangan bersama SMK Telkom Malang untuk menciptakan inovasi berbasis teknologi Internet of Things (IoT). 

Proyek ini berfokus pada pengembangan sensor IoT untuk mendukung otomatisasi dan pemantauan kandang ayam broiler. Selain meningkatkan produktivitas, inovasi ini diharapkan menghadirkan perangkat IoT dengan harga terjangkau yang dapat diimplementasikan di kandang-kandang kemitraan INDICO.

Sensor IoT yang dikembangkan dalam proyek ini mampu mengukur empat aspek penting di lingkungan kandang: suhu, kelembapan, kadar amonia, dan kecepatan angin.

Data yang dihasilkan membantu peternak mengambil keputusan yang lebih presisi, seperti waktu optimal untuk menyalakan kipas atau pemanas. Dengan teknologi ini, kenyamanan dan kesehatan ayam broiler dapat ditingkatkan secara signifikan.

Solusi digital sektor agrikultur

Menurut Andi Kristianto, CEO INDICO, kolaborasi ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi digital untuk sektor agrikultur Indonesia.

“Inovasi tidak harus rumit, yang terpenting adalah relevan, berkelanjutan, dan melibatkan talenta lokal. Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan siswa SMK Telkom Malang yang penuh semangat dan kompetensi,” ujar Andi.

Sementara itu, Kepala SMK Telkom Malang, Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom, menyambut baik kolaborasi ini.

“Melalui proyek ini, siswa kami mendapatkan pengalaman belajar langsung dari dunia industri. Ini memberikan mereka pemahaman teknis sekaligus pengalaman bekerja dalam ekosistem profesional,” tuturnya.

Melibatkan siswa

Proyek ini juga menjadi batu loncatan bagi INDICO dalam mengembangkan kemampuan internal untuk merancang perangkat keras IoT secara mandiri. Para siswa turut terlibat dalam perakitan sensor dan pengujian perangkat keras, dengan bimbingan dari tim teknis INDICO. Selain mendukung sektor peternakan, teknologi ini direncanakan akan dikembangkan lebih lanjut untuk diterapkan di sektor agrikultur lainnya, seperti perkebunan aren.

Kolaborasi lintas institusi ini membuktikan bahwa sinergi antara dunia industri dan pendidikan vokasi dapat menghasilkan inovasi lokal yang relevan dan aplikatif. Keberhasilan tahap awal proyek ini menegaskan komitmen INDICO untuk terus menghadirkan solusi digital berdampak, dari kandang hingga kebun, dari riset hingga realisasi.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya