Tes Masuk Universitas, Peserta Dilarang Pakai Bra Logam

Selain larangan memakai bra berunsur logam, pemerintah China juga memasang sejumlah video pemantau di sejumlah titik.

oleh RizDiterbitkan 07 Juni 2013, 14:20 WIB

Para lulusan SMA di China tengah berada dalam masa-masa tegang. Mereka menghadapi ujian masuk universitas Negeri Tirai Bambu. Sekitar 9,12 juta peserta mendaftar dalam ujian masuk yang disebut gaokao.

Namun ada beberapa aturan ketat yang diterapkan Kementerian Pendidikan China. Salah satunya, peserta dilarang memakai bra yang terdapat pengait berunsur logam. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya kecurangan peserta yang menggunakan perangkat mobile canggih untuk mencontek atau berbuat curang dalam ujian.

"Kami juga memantau dan menghambat penjualan perangkat teknologi tinggi yang bisa digunakan untuk mencontek atau berbuat curang dalam gaokao," demikian disampaikan pernyataan Kementerian Pendidikan China, seperti dimuat Global Times, Jumat (7/6/2013).

Kebijakan ini diputuskan setelah terjadi banyaknya penggunaan telepon seluler (ponsel) atau perangkat canggih yang dapat membantu peserta dalam mengerjakan ujian.

Dalam lansiran Shanghaiist, Selain larangan memakai bra berunsur logam, pemerintah China juga memasang sejumlah video pemantau di sejumlah titik yang rawan menjadi tempat kecurangan. Video pengawas dipasang, mulai dari proses pendistribusian soal hingga saat ujian berlangsung.

Pemerintah China juga mengimbau para orangtua murid tidak mengantar anaknya yang menjadi peserta ujian, untuk mencegah terjadinya kemacetan. Imbauan ini ditetapkan lantaran banyak orangtua yang nekat mengantar anaknya dengan cara ekstrem, seperti menggunakan kendaraan amfibi, demi memastikan sang buah hati bisa tiba di lokasi ujian tepat waktu. (Riz/Sss)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya