Dulu Sarang Bintang, Kini Terdegradasi: Inilah 5 Pemain Top yang Pernah Membela Lyon

Olympique Lyon resmi terdegradasi ke Ligue 2 karena masalah keuangan. Keputusan ini diumumkan oleh otoritas sepak bola Prancis dan mengejutkan banyak pihak.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 25 Juni 2025, 06:19 WIB
Pemain depan Lyon asal Prancis bernomor punggung 10, Alexandre Lacazette, merayakan golnya bersama rekan satu timnya selama pertandingan Liga Prancis antara Olympique Lyonnais (OL) dan AS Saint-Etienne di Parc Olympique Lyonnais di Decines-Charpieu, Prancis bagian tengah-timur, pada tanggal 10 November 2024. (OLIVIER CHASSIGNOLE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Olympique Lyon resmi terdegradasi ke Ligue 2 karena masalah keuangan. Keputusan ini diumumkan oleh otoritas sepak bola Prancis dan mengejutkan banyak pihak.

Lyon selama ini dikenal sebagai salah satu klub tersukses di Prancis. Mereka pernah merajai Ligue 1 dengan tujuh gelar beruntun pada awal 2000-an.

Tak hanya prestasi tim, Lyon juga dikenal sebagai produsen pemain hebat. Akademi mereka melahirkan banyak talenta yang bersinar di level dunia.

Selain itu, klub ini juga pernah menjadi rumah bagi sejumlah bintang internasional. Banyak nama besar memulai atau mengembangkan karier mereka di sana.

Meski kini jatuh ke kasta kedua, sejarah Lyon tetap dipenuhi nama-nama besar. Inilah deretan pemain top yang pernah mengenakan seragam Les Gones.


1. Karim Benzema

Pemain depan Ittihad asal Prancis bernomor punggung 09, Karim Benzema, merayakan golnya selama pertandingan Liga Pro Saudi antara Al-Ittihad dan Al-Nassr di King Abdullah Sports City di Jeddah pada tanggal 6 Desember 2024. (AFP)

Karim Benzema adalah salah satu lulusan akademi terbaik yang pernah dimiliki Lyon. Ia tampil gemilang di tim utama sejak usia muda dan langsung mencuri perhatian.

Benzema mencetak 66 gol dalam 148 laga bersama Lyon sebelum pindah ke Real Madrid pada 2009. Ia berperan besar membawa Lyon meraih empat gelar Ligue 1.

Kepindahannya ke Madrid menjadikan Benzema menjadi salah satu penyerang terbaik dunia. Ia bahkan meraih Ballon d'Or pada 2022 sebagai puncak kariernya.


2. Juninho Pernambucano

Juninho bisa dibilang merupakan eksekutor tendangan bebas terbaik sepanjang masa. Ia tercatat sukses melesatkan 75 gol dari situasi tersebut. Penampilan hebatnya sebagai playmaker juga membuat dirinya mempersembahkan banyak gelar di Olympique Lyon, yaitu 7 gelar Ligue 1 berturut-turut. Juninho juga terkenal sebagai pemain dengan visi dan umpan yang sangat baik. (AFP/Philippe/Merle)

Juninho dikenal sebagai raja tendangan bebas dan ikon sejati Lyon. Pemain asal Brasil ini memperkuat klub dari 2001 hingga 2009.

Ia mencetak 100 gol untuk klub, banyak di antaranya berasal dari tendangan bebas yang memukau. Gaya bermainnya sangat identik dengan dominasi Lyon di Ligue 1.

Juninho juga menjadi kapten dan pemimpin di lapangan. Ia masih dikenang sebagai legenda sejati Les Gones.


3. Michael Essien

Michael Essien. Gelandang Ghana yang sempat membela Persib pada 2017 dan pensiun pada 2020 ini meraih kesuksesan bersama Chelsea yang dibelanya selama 8 musim mulai 2005/2006 hingga 2013/2014. Di antaranya 2 gelar Premier League, 4 Piala FA dan 1 trofi Liga Champions. (AFP/Glyn Kirk)

Sebelum bersinar di Chelsea, Michael Essien menunjukkan kualitasnya di Lyon. Ia bergabung dari Bastia pada 2003 dan langsung menjadi gelandang andalan.

Essien membantu Lyon memenangkan dua gelar Ligue 1 selama masa baktinya. Ia dikenal dengan tenaga, determinasi, dan kemampuan bertahan yang luar biasa.

Penampilannya membuat Chelsea rela membayar mahal untuk membawanya ke Inggris. Di sana, ia menjadi salah satu gelandang terbaik Premier League.


4. Alexandre Lacazette

Alexandre Lacazette. Striker asal Prancis berusia 31 tahun ini kembali membela Olympique Lyon di awal musim 2022/2023 setelah dilepas gratis oleh Arsenal. Setelah 5 musim membela The Gunners, kontraknya tak diperpanjang akibat peremajaan dalam skuat Arsenal di bawah kepemimpinan Mikel Arteta. Ia total mencetak 71 gol dan 36 assist dalam 216 laga di semua ajang bareng Arsenal. Awal musim ini ia telah mencetak 4 gol dan 1 assist dalam 6 laga awal Liga Prancis musim 2022/2023. (AFP/Jean Philippe Ksiazek)

Alexandre Lacazette adalah produk asli akademi Lyon yang tumbuh menjadi bintang utama klub. Ia menjalani debut profesional pada 2010 dan terus berkembang sebagai penyerang mematikan.

Ia mencetak 129 gol dalam periode pertamanya di Lyon sebelum pindah ke Arsenal pada 2017. Ketajamannya membuatnya disegani di Eropa.

Lacazette kemudian kembali ke Lyon pada 2022 dan langsung menjadi kapten. Ia masih menjadi figur penting di tengah keterpurukan klub.


5. Hugo Lloris

Hugo Lloris. Kiper asal Prancis berusia 36 tahun ini didatangkan Tottenham Hotspur pada awal musim 2012/2013 dari Olympique Lyon dengan nilai transfer 12,6 juta euro. Kedatangannya langsung menggusur Brad Friedel dari posisi kiper utama The Lilywhites. Hingga kini Hugo Lloris telah tampil dalam 439 laga di bawah mistar gawang Tottenham Hotspur pada semua ajang dengan mencatat 149 kali clean sheet dan kebobolan 492 gol. (AFP/Glyn Kirk)

Hugo Lloris adalah salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Lyon. Ia bergabung dari Nice pada 2008 dan langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar.

Selama empat musim di Lyon, Lloris tampil konsisten dan membawa klub ke berbagai kompetisi Eropa. Ia mencatatkan 201 penampilan untuk Les Gones.

Setelah pindah ke Tottenham, Lloris terus berkembang hingga menjadi kapten timnas Prancis. Ia kemudian membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2018 dan membuktikan kualitasnya sebagai kiper kelas dunia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya