KBRI Manama Imbau WNI di Bahrain Waspada Usai Serangan Rudal ke Pangkalan AS di Qatar

Ini isi lengkap imbauan KBRI Manama untuk WNI yang ada di Bahrain.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiperbarui 24 Juni 2025, 15:05 WIB
Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia menyebutkan bahwa hal ini berkaitan dengan upaya membela diri. (AFPTV/AFP)

Liputan6.com, Manama - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manama, Bahrain, mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah tersebut, menyusul serangan rudal terhadap Pangkalan Udara Amerika Serikat di Qatar dan potensi meluasnya eskalasi konflik di kawasan.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (23/6/2025), KBRI Manama meminta masyarakat Indonesia di Bahrain untuk tetap tenang namun waspada, serta terus mengikuti imbauan dari KBRI maupun Pemerintah Bahrain. WNI juga diminta untuk sementara waktu membatasi aktivitas di luar rumah dan menghindari tempat-tempat yang ramai.

KBRI mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap situasi darurat, termasuk mengenali bunyi sirene dan segera mencari tempat perlindungan terdekat bila diperlukan.

WNI juga diimbau untuk menyiapkan dokumen pribadi penting seperti paspor, CPR, dan kartu identitas lainnya, serta memastikan ketersediaan bahan makanan pokok dan kebutuhan harian.

Bagi yang belum, masyarakat juga diminta untuk segera mengunduh aplikasi resmi pemerintah Bahrain "MyGov" guna mendapatkan informasi terkini. KBRI Manama menyediakan dua jalur hotline yang bisa dihubungi 24 jam melalui telepon dan WhatsApp di nomor +973 3879 1650 dan +973 3973 7478 untuk warga yang membutuhkan bantuan.

Situasi keamanan juga memengaruhi aktivitas penerbangan, dengan otoritas Bahrain menutup wilayah udara dan bandara internasional hingga waktu yang belum ditentukan.

KBRI menekankan pentingnya WNI untuk segera melakukan lapor diri melalui situs resmi Kementerian Luar Negeri RI di www.peduliwni.kemlu.go.id agar keberadaan mereka dapat terpantau dan mendapatkan perlindungan maksimal jika situasi memburuk.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya