Anak-anak Palestina menunggu di titik distribusi makanan di Nuseirat, Jalur Gaza bagian Tengah, pada 23 Juni 2025. (Eyad BABA/AFP)
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat 20 Juni 2025 memperingatkan bahwa jumlah anak-anak yang mengalami kekurangan gizi di Jalur Gaza terus meningkat. (Eyad BABA/AFP)
Peningkatan jumlah anak-anak yang mengalami kekurangan gizi seiring berlanjutnya pembatasan bantuan, pengungsian, dan serangan oleh Israel di Jalur Gaza. (Eyad BABA/AFP)
Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Stephane Dujarric pada Jumat (20/6/2025) waktu setempat mengatakan jumlah anak-anak yang mengalami kekurangan gizi di Gaza meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan. (Eyad BABA/AFP)
Lebih dari 5.100 anak usia enam bulan hingga lima tahun dirawat karena kekurangan gizi akut hanya dalam bulan Mei. (Eyad BABA/AFP)
Jumlah ini meningkat hampir 50% jika dibandingkan dengan April dan 150% jika dibandingkan dengan Februari 2025. (Eyad BABA/AFP)
Sementara menurut UNICEF, ada lebih dari 16.700 anak-anak dirawat karena kekurangan gizi di Gaza selama lima bulan pertama tahun 2025 dengan rata-rata 112 anak per hari. (Eyad BABA/AFP)
Menurut Stephane Dujarric, setiap kasus ini dapat dicegah. Sayangnya, makanan, air, dan perawatan gizi yang sangat dibutuhkan anak-anak ini dihalangi untuk menjangkau ke mereka. (Eyad BABA/AFP)