Maksuba, Kue Khas Palembang yang Mirip Lapis Legit

Selain mirip lapis legit, kue maksuba juga hampir mirip kue tradisional Palembang lainnya yang bernama kojo.

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 28 Juni 2025, 17:00 WIB
Kue Maksuba

Liputan6.com, Palembang - Maksuba merupakan kue tradisional khas Palembang. Kue yang memiliki tampilan seperti lapis legit ini dibuat dengan penuh kesabaran.

Selain mirip lapis legit, kue maksuba juga hampir mirip kue tradisional Palembang lainnya yang bernama kojo. Hanya saja, maksuba mengandung susu. Perbedaan lain juga terletak pada warnanya. Kue kojo berwarna hijau, sedangkan maksuba cenderung kuning dengan garis-garis hitam di tengahnya.

Seperti kue basah pada umumnya, maksuba dibuat dari telur, gula pasir, mentega, vanila, dan kental manis putih. Telur yang digunakan adalah telur bebek, sehingga membuat tekstur kue menjadi lebih pulen dan padat. Untuk membuat seloyang kue maksuba, dibutuhkan sekitar 28-30 butir telur bebek.

Mengutip dari Portal Informasi Indonesia, zaman dahulu, kue maksuba hanya bisa dimasak oleh seorang panggong. Ini merupakan julukan untuk juru masak tradisional di Palembang.

Konon, panggong mewarisi kemampuan memasak kue maksuba secara turun-temurun. Namun, saat ini semua orang bisa membuat kue lezat ini.

Kue maksuba yang dibuat dari bahan dasar sederhana membutuhkan ketelatenan dan kesabaran sebagai kunci utama. Jika dimasak menggunakan pemanggang tradisional berbahan kayu bakar atau arang kayu, maka dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran ekstra. Pasalnya, pembuat maksuba tak hanya bertugas memastikan kue tidak gosong, tetapi juga harus menjaga bara apinya agar panasnya tetap sempurna.

Seperti kue lapis legit, kue maksuba juga harus dibuat lapis demi lapis. Setiap lapisnya memerlukan adonan sekitar 250 milimeter dengan waktu panggang sekitar 10 menit.

Setelah lapisan matang, segera tuangkan adonan baru ke atas lapisan tersebut. Cara ini diulangi hingga memenuhi permukaan loyang.

 

15 Lapis

Umumnya, dalam satu loyang terdapat 15 lapis kue maksuba. Keseluruhan prosesnya dilakukan selama sekitar tiga jam.

Proses pembuatan yang membutuhkan banyak waktu dan kesabaran, membuat kue ini dibanderol harga yang cukup mahal. Satu loyang kue maksuba rata-rata dijual seharga Rp200.000 hingga Rp350.000. Meski tergolong tidak murah, kue maksuba menjadi salah satu incaran wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh.

Kue maksuba juga kerap hadir sebagai kue spesial dalam hantaran pernikahan. Selain saat lamaran dan pernikahan, kue ini juga selalu hadir saat Idulfitri.

Penulis: Resla

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya