Ragam Hoaks Catut Nama Bank Indonesia, Simak Daftarnya

Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat waspada terhadap ragam hoaks yang mencatut nama BI dengan berbagai modus penipuan.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 23 Juni 2025, 11:00 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia. (Merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai hoaks yang mengatasnamakan lembaga tersebut. Pasalnya, banyak oknum tidak bertanggung jawab menyebarkan informasi palsu dengan mencatut nama BI untuk melakukan penipuan.

Lantas, apa saja ragam hoaks yang mencatut nama Bank Indonesia? Berikut beberapa di antaranya:

1.  Cek Fakta: Tidak Benar Bank Indonesia Terbitkan Uang Rupiah Edisi 80 Tahun Kemerdekaan RI

Beredar di media sosial postingan Bank Indonesia menerbitkan uang rupiah khusus untuk memperingati HUT RI ke-80. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 19 Juni 2025.  

Dalam postingannya terdapat penampakan klaim uang rupiah edisi khusus dengan gambar peta Indonesia dan mantan Presiden RI, Soekarno. 

Postingan itu disertai narasi:

"Aesthetic banget 🤑 inilah penampakan uang kertas edisi khusus HUT RI ke-80 Tahun Agustus mendatang.Adakah yg sudah punya?"

Lalu benarkah postingan Bank Indonesia menerbitkan uang rupiah khusus untuk memperingati HUT RI ke-80? Simak dalam artikel berikut ini...

2.   Cek Fakta: Hoaks Artikel Karier Bahlil Lahadalia Dalam Bahaya karena Dituntut Bank Indonesia

Beredar di media sosial postingan artikel Menteri Energi dan ESDM Bahlil Lahadalia sedang digugat Bank Indonesia. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 22 Januari 2025. 

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Detik.com dengan judul sebagai berikut: 

"Karier Bahlil Lahadalia dalam bahaya! Bank Indonesia Menggugat Bahlil Lahadalia"

Akun itu menambahkan narasi:

"BI Mengunggat sibahlul siotak bi4dab dn sangat jahat Dari titipan mulyono🙄Menteri dipakai model beginian jdi Rusak negara dn Tengelamkan Gk pakai lama gw rasa lbih cepat👍"

Lalu benarkah postingan artikel Menteri Energi dan ESDM Bahlil Lahadalia sedang digugat Bank Indonesia? Simak dalam artikel berikut ini...

3.  Cek Fakta: Hoaks Bank Indonesia Adakan Lomba Menggambar Secara Online dengan Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Beredar di media sosial postingan poster Bank Indonesia (BI) menggelar lomba melukis secara online dengan hadiah hingga puluhan juta rupiah. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Instagram. Akun itu mempostingnya pada 7 November 2024. 

Dalam postingannya terdapat poster dengan narasi sebagai berikut: 

"DCI mempersembahkan:

Lomba Menggambar / Melukis Online

Batas Pendaftaran : (Cek di link pendaftaran): ...

Batas Pengumpulan Gambar: (Cek di link pendaftaran)?: ...

Kategori:• Anak (usia 6-12 tahun)• Remaja (usia 13-17 tahun)• Dewasa (usia 18-75 tahun)

Tema: Hujan di Bulan November

Media: Kertas gambar, kanvas, dan lain-lain. Peserta menyediakan sendiri media untuk menggambar.

Alat: Crayon, pensil warna, cat lukis, dan lain-lain. Peserta menyediakan sendiri alat untuk menggambar.

Tempat: Menggambar/Melukis dilakukan di rumah masing-masing, videokan saat proses menggambar/melukis berlangsung.

Hadiah: (masing-masing kategori akan mendapatkan

• Juara 1 : Rp50.000.000,- + e-sertifikat

• Juara 2 : Rp30.000.000,- + e-sertifikat

• Juara 3 : Rp20.000.000,- + e-sertifikat

• 10 besar: @Rp1.000.000,-+e-sertifikat

Semua peserta akan mendapatkan e-sertifikat.

Biaya Pendaftaran: Rp50.000,-

Pendaftaran: https://lynk.id/danaciptainvestasindo/O15xNMG"

Lalu benarkah postingan poster Bank Indonesia menggelar lomba melukis secara online dengan hadiah hingga puluhan juta rupiah? Simak dalam artikel berikut ini...

 

 

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya