Liputan6.com, Jakarta Liverpool baru saja mengguncang bursa transfer dengan merekrut Florian Wirtz. Klub Premier League itu merogoh kocek hingga £107 juta (sekitar Rp2,2 triliun), menjadikannya transfer termahal sepanjang sejarah Bundesliga. Wirtz juga melampaui rekor pembelian Liverpool sebelumnya, Darwin Nunez.
Transfer ini tak hanya memecahkan rekor, tapi juga jadi sinyal pembuka musim panas yang panas. Klub-klub besar Eropa mulai bergerak cepat untuk mengamankan target mereka sebelum persaingan semakin ketat. Efeknya pun mulai terasa.
Advertisement
Beberapa nama besar kini santer dikaitkan dengan potensi transfer besar berikutnya. Dari Barcelona hingga Manchester United, semua tampak bersiap mengikuti jejak Liverpool dalam mendatangkan bintang baru.
Nico Williams: Siap ke Barcelona, tapi Bayern Mengintai
Nico Williams jadi incaran panas antara dua raksasa Eropa: Barcelona dan Bayern Munchen. Meski Barcelona sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan winger Athletic Bilbao itu, kepastian transfer masih menunggu penyelesaian administratif. Klausul rilis sebesar €62 juta (sekitar Rp1,1 triliun) telah jadi topik negosiasi utama.
Bayern Munchen belum angkat tangan. Klub Bundesliga itu kabarnya siap menyodorkan tawaran konkret jika Barcelona tak mampu memenuhi ketentuan pembayaran. Barca sendiri berharap bisa mencicil harga transfer, sesuatu yang Bilbao bisa saja tolak mentah-mentah.
Situasi ini memberi celah bagi Bayern untuk masuk sebagai alternatif yang lebih meyakinkan. Jika Barcelona gagal menuntaskan kesepakatan dalam waktu dekat, Nico bisa saja memilih jalur baru ke Allianz Arena.
Rodrygo: Arsenal Pindah Fokus ke Madrid
Setelah Nico Williams condong ke Barcelona, Arsenal cepat mengubah haluan. The Gunners kini mengarahkan radar mereka ke Santiago Bernabeu untuk membidik Rodrygo Goes. Winger Brasil itu dianggap cocok dengan kebutuhan fleksibilitas lini depan yang diinginkan Mikel Arteta.
Rodrygo sendiri berada dalam situasi tak pasti di Real Madrid. Penampilannya musim lalu dinilai kurang meyakinkan dan kedatangan pelatih baru, Xabi Alonso, bisa mengubah perannya secara drastis. Jika tak meyakinkan di Piala Dunia Antarklub 2025, posisinya bisa tergeser.
Arsenal siap mengambil kesempatan dari ketidakpastian itu. Dengan kemampuan bermain di kedua sisi sayap dan sebagai penyerang tengah, Rodrygo bisa menjadi jawaban instan kebutuhan taktis Arteta.