Nomor 10 dan Jiwa Bebas Cole Palmer: Dari Messi, Rooney, hingga Chelsea

Dari Lionel Messi hingga Wayne Rooney, Palmer tumbuh mengidolakan mereka yang menghidupkan nomor tersebut.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 20 Juni 2025, 09:20 WIB
Pemain LAFC, Olivier Giroud (kanan) menyalami pemain Chlesea, Cole Palmer setelah pertandingan Grup D Piala Dunia Antarklub 2025 di Mercedes Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (17/06/2025) WIB. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Cole Palmer tengah menikmati babak baru dalam kariernya bersama Chelsea, kali ini dengan nomor punggung yang punya makna spesial: 10. Bagi Palmer, angka tersebut bukan cuma simbol, tapi bagian dari identitas dan inspirasi sejak kecil. Dari Lionel Messi hingga Wayne Rooney, Palmer tumbuh mengidolakan mereka yang menghidupkan nomor tersebut.

“Saya memakai nomor sepuluh selama tumbuh besar dan saya memang menyukainya,” ujar Palmer, seperti dikutip dari talkSPORT. “Messi adalah yang utama [yang diidolakan], juga Rooney, dan para pemain seperti itu. Itu nomor yang ikonik.”

Nomor 10 Chelsea sebelumnya dikenakan oleh Mykhailo Mudryk. Palmer mengaku belum sempat bicara langsung dengan pemain asal Ukraina itu. “Saya belum berbicara dengan Misha soal mengambil nomornya, tapi akan Saya lakukan saat waktunya tepat. Saat ini bukan posisi saya untuk ikut campur, tapi saya akan bicara dengannya,” ucap Palmer.


Dari Messi dan Rooney ke Stamford Bridge

Lionel Messi tampil memukau saat membawa Timnas Argentina berhadapan dengan Timnas Bolivia pada matchday ke-10 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONMEBOL. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Tak sulit menebak alasan Palmer begitu mencintai nomor 10. Sosok-sosok seperti Lionel Messi dan Wayne Rooney menjadi cermin dari gaya bermain yang kreatif, bebas, dan menentukan. Palmer pun menaruh impian besar saat memutuskan mengenakan angka yang sama.

Beban mengenakan nomor ikonik tak membuatnya ciut. “Tekanan itu pasti ada dan bisa menimpa siapa pun di satu titik. Namun, saya lebih sering mencoba untuk mengabaikannya,” kata Palmer menjelang laga kedua Chelsea di Piala Dunia Antarklub melawan Flamengo.

Ia tak ingin terjebak dalam tekanan berlebihan dan tetap menjaga rutinitas sederhana. “Saya masih melakukan hal yang sama seperti sebelum bergabung dengan Chelsea. Saya mencoba menganggap ini hanya permainan sepak bola, bukan soal hidup atau mati. Jadi, saya berusaha menikmatinya,” ucapnya.


Persaingan Baru Bernama Estevao

Estevao (kiri) dari Palmeiras menguasai bola di bawah hadangan Samu Aghehowa dari Porto dalam pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia Antarklub di East Rutherford, N.J., Minggu, 15 Juni 2025. (AP Photo/Frank Franklin II)

Palmer tak akan sendirian di posisi nomor 10. Estevao Willian akan segera merapat ke Chelsea usai Piala Dunia Antarklub. Meski dikenal sebagai winger kanan, pemain muda Brasil itu tertarik bermain di tengah—wilayah kekuasaan Palmer saat ini.

Kedatangan Estevao justru disambut terbuka oleh Palmer. “Dia pemain yang sangat bagus,” ujarnya. “Saya sudah bicara beberapa kali dengannya.” Meskipun ada kendala bahasa, teknologi jadi penyambung komunikasi mereka. “Dia belum banyak bicara bahasa Inggris, jadi kami pakai Google Translate. Namun, Saya bilang saya menantikan kedatangannya dan bermain bersamanya. Semoga dia bisa membantu kami.”

Lanjut Baca:

Koneksi awal itu menunjukkan betapa Palmer siap bekerja sama ketimbang bersaing secara kaku. Ia paham bahwa permainan kolektif membutuhkan sinergi dan adaptasi, bukan ego.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya