Geram Difitnah, Coach Justin Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polda Metro Jaya

Coach Justin menegaskan, banyak unggahan berisi kutipan palsu yang membuat publik salah paham, sehingga mereka menjadi menghujat dirinya.

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 20 Juni 2025, 13:05 WIB
Ekspresi Aldi Taher dan coach Justinus Lhaksana saat menyakiskan laga Arsenal melawan Wolverhampton Wanderers dalam acara Roaring Night Nobar Arsenal versus Wolverhampton Wanderers di Pasren Asthana, Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu (2/12/2023) malam WIB. (Bola.com/Valentino Bagaskara)

Liputan6.com, Jakarta - Justinus Lhaksana atau dikenal juga dengan Coach Justin mengaku gerah difitnah soal Timnas U-17. Dia pun memutuskan untuk melaporkan akun-akun medsos yang mengunggah informasi menyesatkan dan hoaks dengan mencatutnya sebagai narasumber. Laporan dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada 15 April 2025.

“Itu kasus di mana saya difitnah dan di-framing. Yang jadi masalah adalah narasinya sama semua. Jadi ini bukan tindakan yang spontan , lebih ada yang setiran," kata Coach Justin kepada wartawan, Kamis (19/6/2025).

Coach Justin menegaskan, banyak unggahan berisi kutipan palsu yang membuat publik salah paham, sehingga mereka menjadi menghujat dirinya.

Statement yang saya tidak pernah keluarkan. Sehingga netizen merespons dengan negatif terhadap saya," hjar dia.

Coach Justin mengatakan, status laporannya sudah naik ke tahap penyidikan. Minggu lalu, ia pun hadir di Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai pelapor.

“Ada (barang bukti) cek di instagram saya sekitar 8 April," ujar dia.

 

Sasaran Ujaran Negatif

Aldi Taher dan coach Justinus Lhaksana menjadi bintang tamu dalam acara Roaring Night Nobar Arsenal versus Wolverhampton Wanderers di Pasren Asthana, Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu (2/12/2023) malam WIB. (Bola.com/Valentino Bagaskara)

Coach Justin mengaku selama ini sering jadi sasaran ujaran negatif, namun kali ini dianggap sudah keterlaluan karena penyebarannya masif.

“Jadi saya tekankan, ini bukan kritikan yang saya somasi murni fitnahan. Sebenernya saya dulu sering difitnah tapi saya dieminSekarang karena jumlahnya masif makanya ini sudah ga normal. Atas saran banyak orang saya laporkan," ujar dia.

Dia memperkirakan total ada 20 hingga 30 akun yang masuk dalam daftar terlapor. Namun, dia mengklaim pihak kepolisian masih akan menyaring akun-akun tersebut.

 

Sudah Ada yang Minta Maaf

"Bahkan sudah ada beberapa akun yang minta maaf dan men-delete postingan mereka," ucap dia.

Coach Justin pun menegaskan, laporan ini bukan bentuk reaksi berlebihan terhadap kritik. “Tolong sampaikan bahwa ini bukan kritikan," tandas dia.

Infografis Cek Fakta: 6 Tips Cara Identifikasi Hoaks dan Disinformasi di Medsos

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya