FA Jatuhkan Dakwaan, Mykhailo Mudryk Terancam Hukuman 4 Tahun Terkait Kasus Doping

Mykhailo Mudryk dikenai sanksi FA atas dugaan pelanggaran aturan doping. Ia terancam larangan bermain hingga empat tahun.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 19 Juni 2025, 02:17 WIB
Pemain anyar Chelsea, Mykhailo Mudryk diperkenalkan ke penonton saat jeda babak pertama dalam pertandingan Liga Inggris antara Chelsea melawan Crystal Palace di Stamford Bridge, Sabtu (15/1/2023). Satu-satunya gelar yang diraih Mykhaylo Mudryk adalah ketika memenangi Piala Ukraina, tepatnya pada musim 2018/2019. Akan tetapi, Mykhaylo Mudryk hanya tampil satu kali sepanjang turnamen. (AFP/Ben Stansall)

Liputan6.com, Jakarta Bintang Chelsea, Mykhailo Mudryk, tengah menghadapi salah satu ujian terberat dalam kariernya. Pemain asal Ukraina itu resmi didakwa melanggar aturan anti-doping oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Kasus ini bermula dari hasil tes urine rutin yang menunjukkan temuan zat terlarang pada akhir tahun lalu. Meski belum terbukti bersalah secara penuh, Mudryk langsung dijatuhi sanksi skors sementara sejak Desember 2024.

Chelsea memilih bungkam atas dakwaan resmi ini. Namun, klub menegaskan akan terus mendukung Mudryk, termasuk dalam aspek mental dan emosional sang pemain selama proses berjalan.

Dakwaan ini bisa berdampak panjang. Jika terbukti bersalah atas penggunaan zat terlarang secara sengaja, Mudryk bisa dijatuhi larangan bermain hingga empat tahun, sesuai regulasi FIFA.


Kronologi Kasus Doping yang Menjerat Mudryk

Gelandang Chelsea, Mykhailo Mudryk mengontrol bola saat bertanding melawan Borussia Dortmund selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Signal Iduna Park, Jeramn, Kamis (16/2/2023). Dortmund menang atas Chelsea dengan skor tipis 1-0. (AP Photo/Martin Meissner)

Mykhailo Mudryk terakhir kali membela Chelsea pada 28 November 2024. Sejak itu, namanya menghilang dari daftar skuad, baik sebagai starter maupun cadangan. Tak lama kemudian, publik mengetahui bahwa sang winger tengah menjalani skorsing sementara.

Menurut FA, hasil "tes urine rutin" yang dilakukan menunjukkan temuan zat terlarang, yang disebut sebagai "adverse finding". Per 1 Desember 2024, Mudryk tidak lagi terlibat dalam aktivitas tim dan juga dilarang berlatih bersama rekan-rekannya.

Pihak Chelsea saat itu langsung menyatakan akan menyelidiki penyebab temuan zat tersebut. Dalam pernyataan resmi, klub menegaskan bahwa Mudryk "secara tegas menyangkal pernah menggunakan zat terlarang dengan sengaja".

Di tengah proses penyelidikan yang berjalan tertutup, Mudryk hanya muncul sekali di publik. Ia terlihat menghadiri final UEFA Conference League bersama Chelsea di Polandia bulan lalu, namun bukan sebagai bagian dari skuad resmi.


Potensi Sanksi dan Proses yang Akan Dihadapi

Gelandang Chelsea, Mykhailo Mudryk menyundul bola saat menghadapi Everton pada laga pekan ke-33 Premier League 2023/2024 di Stamford Bridge, London, Senin (15/4/2024). (AP Photo/Ian Walton)

Dakwaan resmi yang diumumkan FA pada Rabu lalu mengungkap bahwa Mudryk didakwa berdasarkan pelanggaran terhadap peraturan 3 dan 4 regulasi anti-doping mereka. Artinya, FA menuduh ada unsur penggunaan atau keberadaan zat terlarang dalam tubuh pemain.

Sesuai aturan, pemain memiliki hak untuk meminta analisis ulang terhadap sampel B urine yang sama. Jika hasil sampel B menguatkan temuan awal, FA akan melanjutkan proses hukum, termasuk kemungkinan sidang panel disipliner.

Lanjut Baca:

Jika terbukti bersalah karena penggunaan zat terlarang secara sengaja, sanksinya bisa sangat berat. FIFA menetapkan larangan bermain hingga empat tahun untuk kasus pelanggaran berat anti-doping. Sebaliknya, jika Mudryk bisa membuktikan bahwa konsumsi zat tersebut tidak disengaja, atau berasal dari sumber yang tidak diketahui, sanksi dapat diringankan. Proses pembuktian inilah yang kini menjadi fokus tim hukum dan medis sang pemain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya