Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Asmara Gen Z episode kali ini menceritakan Cantika menghadapi konsekuensi dari tindakannya. Ketika nilai-nilainya selama sebulan tidak dihitung, dia marah dan mencari siapa yang bertanggung jawab. Terjadi konfrontasi emosional di taman sekolah, mengungkapkan pengkhianatan dan keputusan berat yang harus dihadapi oleh teman-temannya.
Bu Lena memasuki ruangan dengan Cantika mengikutinya di belakang. Di dalam, Pak Hari sudah duduk bersama Bu Dita dan Bu Anita di sampingnya.
Advertisement
Pak Hari mengumumkan bahwa nilai Cantika selama sebulan terakhir tidak akan dihitung. Cantika terkejut dan tidak bisa menerima kenyataan itu.
Dengan perasaan campur aduk, Cantika berlari keluar, rambutnya kusut, matanya basah, dan wajahnya memerah karena marah.
Saksikan terus Sinetron Asmara Gen Z di SCTV.
Cantika Tuduh Flavio
Di taman, dia menemukan Flavio sedang duduk bersama William, Kiara, dan Vania. Dengan penuh amarah, Cantika menuduh Flavio, Kamu yang melapor, kan?! Kamu yang memberitahu guru-guru tentang Hatebook yang aku buat?!
Harry kemudian mendekat, berdiri tepat di depan Cantika dan berkata, Cantika, hentikan! Aku yang memberitahu guru-guru dan juga menyarankan hukuman untukmu.
Di tempat lain, di balik jeruji, Diah dan Danuel duduk berhadapan dalam keheningan. Danuel memecah kebisuan, Kenapa kamu datang ke sini? Lima tahun kamu bertahan, Diah. Kenapa sekarang? Diah menunduk, tidak mampu menjawab, sementara air matanya kembali mengalir.