Javier Mascherano Tak Doakan Xabi Alonso Sukses di Real Madrid, Ini Alasannya

Mantan gelandang Liverpool, Javier Mascherano, mengakui bahwa ia tak akan mendoakan kesuksesan Xabi Alonso yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala Real Madrid.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 15 Juni 2025, 04:08 WIB
Pelatih Real Madrid yang baru saja ditunjuk, Xabi Alonso, memberikan keterangan dalam presentasi resminya di Real Madrid Sports City di Valdebebas, dekat Madrid, pada 26 Mei 2025. (Thomas COEX/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Mantan gelandang Liverpool, Javier Mascherano, mengakui bahwa ia tak akan mendoakan kesuksesan Xabi Alonso yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala Real Madrid.

Meskipun keduanya pernah bahu-membahu di lini tengah The Reds, loyalitas Mascherano kepada mantan klubnya, Barcelona, jadi alasan utamanya.

Penunjukan Alonso sebagai pengganti Carlo Ancelotti di Santiago Bernabeu menandai kembalinya pria asal Spanyol itu ke klub yang pernah ia bela antara 2009 hingga 2014.

Setelah sukses besar bersama Bayer Leverkusen, Alonso akhirnya menjawab spekulasi panjang dengan memilih kembali ke Madrid sebagai pelatih.


Reaksi Javier Mascherano

Xabi Alonso memasuki ruang konferensi pers perkenalan pelatih baru Real Madrid yang berlangsung di Real Madrid Sports City, Valdebebas, Spanyol, Senin (26/05/2025) waktu setempat. (AFP/Thomas Coex)

Namun, dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Marca, Mascherano menyampaikan komentarnya dengan nada bercampur.

"Saya belum berbicara dengannya. Dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya sepanjang karier," ujarnya.

"Saya tidak mendoakan yang terbaik untuknya karena dia di Real Madrid, tapi saya yakin dia akan menjadi pelatih hebat di sana."


Pujian Javier Mascherano

Xabi Alonso resmi diperkenalkan sebagai manajer baru Real Madrid (Real Madrid CF)

Mascherano sendiri merupakan figur penting dalam sejarah Barcelona, memperkuat klub Catalan selama delapan tahun dan mempersembahkan lima gelar La Liga serta sejumlah trofi lainnya.

Kendati demikian, ia tetap memberikan pujian pribadi kepada Alonso sebagai sosok yang luar biasa di dalam dan luar lapangan.

"Dia orang yang hebat, dan saya merasa beruntung pernah bermain bersamanya selama tiga tahun," tukasnya.

Sumber: Marca

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya