Liputan6.com, Jakarta Kerbau kerap menjadi pilihan untuk kurban di hari Idul Adha selain sapi, kambing dan domba di beberapa wilayah Indonesia. Bila dibandingkan daging kurban yang lain, kerbau memang lebih keras tapi ada cara mengolah agar lebih empuk.
“Daging kerbau memiliki tekstur lebih keras dibandingkan daging sapi, sehingga memerlukan perlakuan khusus agar hasilnya empuk dan enak disantap,” kata Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Dr Irma Isnafia Arief.
Advertisement
Berikut saran Irma mulai dari teknik memotong hingga teknik memasak agar daging kerbau empuk:
1. Teknik Memotong Melintang
Teknik dasar yang direkomendasikan adalah memotong daging melintang serat. Menurut Prof Irma, cara ini akan memudahkan proses pemasakan sekaligus membantu daging menjadi lebih lembut.
2. Bikin Empuk dengan Daun Pepaya atau Nanas
Untuk membuat daging kerbau lebih lunak, Irma menyarankan penggunaan daun pepaya atau nanas. Kedua bahan tersebut mengandung enzim yang efektif melembutkan serat daging.
“Cukup bungkus daging dalam daun pepaya selama 10 menit atau aduk dengan irisan nanas selama 5–10 menit. Tapi jangan terlalu lama, agar daging tidak hancur,” pesannya mengutip laman resmi IPB, Sabtu, 14 Juni 2025.
Bumbu dan Cara Memasak
3. Rendam Daging Dalam Bumbu
Rendam daging kerbau dalam bumbu seperti jahe, serai, daun jeruk, dan air jeruk nipis disebut mampu mengurangi aroma khas (tajam) sekaligus meningkatkan kelembutannya.
4. Masak Api Kecil
Banyak masyarakat yang melakukan kesalahan dalam mengolah daging kerbau, seperti memasaknya dengan api besar. “Ini justru membuat daging cepat kering dan keras,” katanya.
Irma merekomendasikan metode memasak perlahan (slow cooking), seperti menggunakan api kecil atau panci presto.
Berharap Popularitas Daging Kerbau Naik
Irma mengatakan popularitas daging kerbau memang tidak setinggi daging sapi. Bisa jadi karena masyarakat belum tahu cara mengolah yang tepat.
“Rasa khas daging kerbau juga belum tentu disukai semua orang, dan distribusinya tidak seluas daging sapi,” tambahnya.
Irma berharap konsumsi daging kerbau bisa meningkat.
“Jika tahu cara mengolahnya, daging kerbau bisa jadi alternatif sumber protein hewani yang lezat, sehat, dan ekonomis,” tuturnya.