3 Aktivitas ala Siswa SD di Jakarta Bisa jadi Referensi Liburan Sekolah

Musim liburan sekolah adalah momen bagi orangtua memikirkan ide kreatif bagi anak-anak agar jalan-jalan atau berwisata jadi lebih bermakna.

oleh Tim LifestyleDiperbarui 24 Juni 2025, 23:13 WIB
3 Aktivitas ala Siswa SD di Jakarta Bisa jadi Referensi Liburan Sekolah.  foto: istimewa

Liputan6.com, Jakarta - Musim liburan sekolah telah tiba, kini saatnya bagi orangtua memikirkan ide kreatif bagi anak-anak agar jalan-jalan atau berwisata jadi lebih bermakna. Bagi yang masih ragu menentukan tujuan, kegiatan siswa-siswi SDK PENABUR Jakarta ini bisa jadi referensinya.

Menaungi 20 sekolah di Jabodetabek juga PENABUR Intercultural School Primary Kelapa Gading, Jenjang SDK PENABUR Jakarta menggelar salah satu program edukatif yakni “Spirit of Braveness”. Ratusan siswa kelas 5 SD yang memilih mengikuti kegiatan ini, diajak untuk jalan-jalan sambil belajar dengan mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mereka diajak belajar ke luar ruangan kelas, mengenal kultur dan budaya yang jauh berbeda dari kehidupan mereka di Jabodetabek. Berpetualang selama empat hari tiga malam dengan moda transportasi kereta api, siswa SDK PENABUR Jakarta mengikuti rangkaian kegiatan, yang mengajak mereka bukan hanya liburan tetapi juga menambah pengalaman sekaligus petualangan baru

1. Staycation di Desa Wisata

Pengalaman tinggal di desa wisata, memberikan pengalaman berbeda dari tinggal di hotel mewah. Para siswa SDK PENABUR Jakarta merasakan kehidupan sederhana ala pedesaan di Desa Wisata Kampung Santan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

“Seru banget! Kami bersepeda keliling desa, makan mie lethek, bermain permainan tradisional seperti ungkat ungkit, yoyo, dan gasing yang bisa dibawa pulang. Kita juga diajarkan dan diajak bertanding sama Pak Lurah (Kepala Desa setempat) yang jago mainnya.” Terang Harry, siswa SDK PENABUR Gading Serpong.

Setelah itu, siswa berkesempatan belajar membuat kerajinan batok dan membatik dengan teknik tulis, sekaligus berfoto mengenakan pakaian tradisional adat Yogyakarta.

“Ternyata membatik itu susah dan memerlukan teknik khusus. Ini pengalaman pertamaku dan aku senang bisa melukis pola yang sudah kubuat dengan canting.” kata Clara, siswa SDK 6 PENABUR yang sedang asyik membatik.

 

2. Berbagi pada yang membutuhkan

Pantai Ngandong di Yogyakarta salah satu pilihan destinasi wisata libur lebaran idul fitri. (Dok: Instagram @pantai.jogja)

Mengenalkan realitas kehidupan adalah pengalaman yang bermakna bagi anak-anak. Seperti siswa SDK PENABUR Jakarta yang melakukan aksi bakti sosial dengan berbagi sembako kepada lansia. Tidak sekedar berbagi, mereka juga berbincang dan berinteraksi dengan para lansia.

Dalam kesempatan itu, anak-anak melontarkan berbagai pertanyaan, mulai dari usia, tinggal dengan siapa, pekerjaan, hobi, hingga aktivitas sehari-hari yang dilakukan di desa. Dengan tersenyum senang para lansia menjawab setiap pertanyaan. Berbagi tidak selalu dengan bentuk barang atau materi, para siswa SDK PENABUR Jakarta juga berkesempatan mengunjungi teman-teman di SD Kristen Manisrenggo di Kabupaten Klaten.

Para siswa membagikan buku bacaan kepada anak-anak disana sekaligus menyampulnya bersama-sama. “Aku senang bisa berkenalan dan membantu adik-adik menyampul buku disini.” tutur Clara.

Nilai-nilai berbagi dan bekerja sama kepada sesama menjadi salah satu agenda penting dalam perjalanan “Spirit of Braveness”, disamping menikmati keindahan alam dan mengenal kebudayaan Yogyakarta.

3. Berpetualang di alam bebas

Menikmati pemandangan alam yang berbeda, membuat anak semakin bisa mensyukuri ciptaan Tuhan, “Bisa melihat sunrise di Gunung Merapi dengan alam yang luas dan indah meninggalkan kesan mendalam bagiku. Senang dan bangga rasanya tinggal di Indonesia dengan alam seindah itu.” kata Serafim, siswa SDK PENABUR Harapan Indah.

Di alam bebas, anak dapat diajak mengucap syukur atas ciptaan Tuhan, seperti yang dilakukan oleh siswa SDK PENABUR Jakarta dengan menggelar kebaktian di salah satu spot Gunung Merapi, sebagai wujud syukur atas alam Indonesia yang diciptakan Tuhan begitu indah

Dilatih Ketangguhan dan Kemandirian

Liburan Anti-mainstream di Yogyakarta, salah satunya berkunjung ke Pasar Ngasem dan Desa Wisata Kasongan. (Dok: TikTok @ngalorngidulyuk)

"Spirit of Braveness” SDK PENABUR Jakarta dirancang untuk mewujudkan profil siswa “BEST”. Be Tough, siswa diajak untuk jalan-jalan sekaligus dilatih ketangguhan dan kemandiriannya, bepergian tanpa didampingi orangtua serta dapat hidup dengan baik di berbagai kondisi di luar lingkungan keseharian mereka. Excel Worldwide, menggunakan kepintaran dan kreatifitas yang dimiliki untuk terampil mempelajari kebudayaan tradisional sebagai wujud pelestarian.

“Kita hidup dalam keberagaman dan penting mengajarkan anak-anak mengenai hal tersebut, agar mereka peduli terhadap sesama. Walaupun kegiatan “Spirit of Braveness” ini kami kemas dalam bentuk wisata, tetapi banyak pelajaran berharga yang bisa diambil, sehingga kegiatan ini menjadi agenda besar bagi kami sebagai lembaga pendidikan untuk menjadikan program “Spirit” berkelanjutan dari TK hingga SLTA, yang bertujuan mewujudkan generasi emas 2045.” ujar Kenny Lim, Ketua BPK PENABUR Jakarta menyampaikan kesimpulan penting dari pelaksanaan kegiatan.

Serafim bersyukur sudah mengikuti “Spirit of Braveness” ini, “Aku jadi belajar mandiri, bertanggung jawab, dan taat dengan aturan yang ada dimanapun aku berada. Kalau tidak turut aturan kegiatan ini pasti jadinya berantakan.” ungkapnya.

“Ayo teman-teman ikutan “Spirit of Braveness” tahun selanjutnya, seru loh, kita bisa dapat teman baru dan belajar hal baru yang menyenangkan pastinya.” ajak Harry. Informasi selengkapnya mengenai “Spirit of Braveness” dan sekolah di SDK PENABUR Jakarta dapat klik tautan berikut ini https://psbjakarta.bpkpenabur.or.id/.

 

Infografis 6 Desa Wisata yang Wajib Dikunjungi (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya