Kian Meredup, Pasar Baru Bakal Direvitalisasi

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 13 Juni 2025, 11:05 WIB
Kian Meredup, Pasar Baru Bakal Direvitalisasi
Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta berencana merevitalisasi kawasan Pasar Baru. Revitalisasi bertujuan untuk mengembalikan daya tarik Pasar Baru yang sempat meredup sejak pandemi Covid-19. Lebih dari itu, revitalisasi ditujukan untuk mengembalikan kejayaan Pasar Baru sebagai salah satu lokasi wisata belanja di Jakarta. Diketahui sebelumnya, kawasan Pasar Baru yang menjadi salah satu bagian penting dari sejarah dan identitas Jakarta tersebut mulai memudar dan perlahan ditinggalkan. Tidak ada lagi hiruk-pikuk aktivitas niaga yang pernah menjadi denyut nadinya
Pengemudi Bajaj menanti calon penumpang di depan salah satu pintu masuk kawasan Pasar Baru, Jakarta, Kamis (12/6/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta berencana merevitalisasi kawasan Pasar Baru. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Revitalisasi bertujuan untuk mengembalikan daya tarik Pasar Baru yang sempat meredup sejak pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Revitalisasi direncanakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Lebih dari itu, revitalisasi ditujukan untuk mengembalikan kejayaan Pasar Baru sebagai salah satu lokasi wisata belanja di Jakarta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Diketahui kawasan Pasar Baru yang menjadi salah satu bagian penting dari sejarah dan identitas Jakarta tersebut mulai memudar dan perlahan ditinggalkan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kawasan yang dulu dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan tertua dan tersibuk di Jakarta kini tampak meredup. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Tidak ada lagi hiruk-pikuk aktivitas niaga yang pernah menjadi denyut nadinya. (Liputan6.com/Herman Zakharia
Gapura bertuliskan “Batavia Passer Baroe 1820” masih berdiri kokoh di ujung Jalan Pos menjadi penanda sejarah keberadaan pusat aktivitas niaga tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Jalanan lengang yang hanya dilalui oleh segelintir pengendara dan pejalan kaki, memperkuat kesan redup yang menyelimuti kawasan ini. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Langkah kaki yang terdengar kini semakin jarang. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya