Bahlil Pede Target Lifting Minyak 2025 Tercapai, Ini Rahasianya

Target lifting minyak nasional dalam APBN 2025 dipatok sebesar 605 ribu barel per hari (bph). Namun realisasi di kuartal I 2025 baru mencapai sekitar 580 ribu bph.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 11 Juni 2025, 19:40 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Selasa (4/2/2025). Bahlil menemui Prabowo di tengah polemik gas elpiji 3 kg. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, optimistis produksi minyak siap jual (lifting minyak) pada tahun ini bisa mencapai target dari APBN 2025. Dengan adanya tambahan produksi dari Blok Cepu milik ExxonMobil.

Adapun target lifting minyak nasional dalam APBN 2025 dipatok sebesar 605 ribu barel per hari (bph). Namun realisasi di kuartal I 2025 baru mencapai sekitar 580 ribu bph.

Bahlil mengatakan, dirinya telah memohon kepada Presiden Prabowo Subianto, untuk melakukan selebrasi atas penambahan angka lifting minyak sebesar 30 ribu bph dari Banyu Urip Infill Plastic (BUIC) di Blok Cepu.

"Di 2025 nanti Bapak Presiden Prabowo yang akan meresmikan. Ada penambahan minyak kita 30 ribu barel per day di Cepu," ujar Bahlil di Tangguh LNG, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu (11/6/2025).

Blok Cepu Jadi Andalan

Angka 30 ribu bph tersebut bakal didapat dari realisasi proyek pengeboran tujuh sumur di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu. Sebelum adanya proyek tersebut, produksi minyak siap jual ExxonMobil berada di kisaran 155-160 ribu bph.

Dengan adanya tambahan tersebut, produksi minyak ExxonMobil bisa mencapai 185-190 ribu bph. Melampaui target yang diminta Bahlil, yakni 150 ribu barel minyak per hari pada 2026.

 

Belum Pernah Naik Sejak 2008

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatera membukukan kinerja produksi minyak dan gas yang baik sepanjang tahun 2022, yang ditandai dengan terpenuhinya target produksi maupun lifting migas, bahkan berhasil melampaui. (Dok. PHR)

Menurut pengakuan Bahlil, realisasi lifting minyak nasional belum pernah naik sejak 17 tahun terakhir. Demi menembus target yang dipatok APBN, Bahlil dan tim rela bekerja di waktu libur.

"Insya Allah kita lagi memohon, kiranya Bapak Presiden yang akan meresmikan (penambahan lifting minyak di Blok Cepu). Kenapa? Karena sejak 2008 enggak pernah lifting kita itu naik," ungkapnya.

"Lifting tidak pernah mencapai target APBN. Jadi ini sekarang lagi kita genjot. Makanya hari Minggu pun kita turun kerjakan nih," dia menekankan.

 

Target Lifting Gas Lampaui Target

PGN sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) berkomitmen melaksanakan mandat pemerintah untuk mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai core business.

Sebaliknya, Bahlil menyebut angka lifting gas secara nasional saat ini sudah hampir melampaui target dari APBN 2025. Adapun target lifting gas tahun ini berada di kisaran 1,005 juta BOEPD.

Oleh karenanya, ia optimistis target lifting minyak dan gas bumi (migas) sebesar 1,61 juta barel setara minyak per hari (BOEPD) bisa tercapai.

"Bahkan untuk lifting gas ini kita sudah hampir melampaui, melampaui target per kuartal terhadap APBN. Kalau untuk kalau lifting minyak Insya Allah sudah hampir mendekati," pungkas dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya