Liputan6.com, Jakarta Risiko demensia dapat ditekan dengan menjalankan diet MIND alias Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay.
Diet MIND adalah pengaturan pola makan yang menyehatkan otak dan dikembangkan sejak 2015. Penelitian awal dari Rush dan Harvard menunjukkan bahwa pola makan ini dapat membantu memperlambat penurunan kognitif.
Advertisement
Bahkan, studi terbaru menyebut bahwa orang yang menjalankan diet MIND memiliki risiko demensia 25 persen lebih rendah ketimbang mereka yang tidak menjalankannya.
“Di semua kelompok ras, peserta yang meningkatkan kepatuhan mereka terhadap diet selama 10 tahun memiliki risiko demensia 25 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak melakukannya,” kata ahli gizi dan konsultan nutrisi, Jamie Johnson, RDN, ketika meninjau ulang tulisan di laman Verywell Health.
Angka ini didapat dari sebuah studi baru yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society for Nutrition. Temuan ini memperkuat bukti manfaat kesehatan otak dari diet MIND.
Para peneliti menganalisis data dari hampir 93.000 orang dewasa di Amerika Serikat (AS) dan menemukan bahwa mereka yang mengikuti diet tersebut pada awal studi memiliki risiko 9 persen lebih rendah untuk mengalami demensia. Di antara peserta Afrika-Amerika, Latin, dan kulit putih, risikonya 13 persen lebih rendah.
"Hubungan protektif ini terlihat pada kelompok usia yang lebih tua, 60 tahun ke atas pada awal penelitian, serta pada kelompok usia yang lebih muda," kata Song-Yi Park, PhD, penulis studi dan profesor madya di University of Hawaii di Manoa, kepada Verywell.
Estimasi terbaru menunjukkan bahwa 42 persen orang dewasa AS yang berusia di atas 55 tahun dapat mengalami demensia.
"Meningkatkan kualitas diet pada usia yang lebih tua masih bermanfaat untuk mencegah demensia," kata Park.
Fokus Makanan Diet MIND
Diet MIND berfokus pada kelompok makanan yang dapat meningkatkan kekuatan otak dan melindunginya dari masalah yang berkaitan dengan usia seperti penyakit Alzheimer.
Dalam diet MIND, pedoman yang direkomendasikan lebih berfokus pada makanan nabati yang diproses secara minimal dan membatasi makanan hewani yang tinggi lemak jenuh dan makanan dengan tambahan gula.
“Diet ini juga merekomendasikan kontrol porsi, tetapi tidak seperti beberapa diet lainnya, diet ini tidak berfokus pada penurunan berat badan,” melansir tulisan yang ditinjau ulang dokter spesialis neurologi, Christopher Melinosky, MD, di laman Webmd, Selasa (10/6/2025).
Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari
Prinsip diet MIND mencakup kelompok makanan yang harus dimakan dan yang harus dibatasi atau dihindari. Makanan yang harus difokuskan ketika menjalani diet MIND adalah:
- Sayuran berdaun hijau seperti kangkung, bayam, dan sawi hijau (minimal satu porsi setiap hari).
- Semua sayuran lainnya (2 porsi atau lebih per hari).
- Buah beri (2 porsi atau lebih per minggu).
- Kacang-kacangan (5 porsi atau lebih per minggu).
- Minyak zaitun (setiap hari).
- Biji-bijian utuh (3 porsi atau lebih per hari).
- Ikan/makanan laut (1 porsi atau lebih per minggu). Pilih ikan berlemak seperti salmon, makarel, ikan haring, dan ikan sarden.
- Kacang-kacangan (4 porsi atau lebih per minggu).
- Unggas (2 porsi atau lebih per minggu).
Makanan yang Harus Dihindari
Sementara, makanan yang harus dihindari atau dibatasi meliputi:
- Mentega/margarin.
- Keju.
- Daging merah.
- Makanan yang digoreng.
- Manisan dan kue kering.
Pada dasarnya, setiap hari, orang yang menjalani diet MIND harus makan setidaknya 3 porsi biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayuran. Satu hingga dua porsi kacang-kacangan, unggas, dan ikan setiap minggu.
Sementara, camilan harian dapat mencakup kacang-kacangan dan beri. Diet ini juga menekankan untuk lebih banyak memilih minyak zaitun sebagai sumber lemak sehat untuk memasak makanan.
Tidak harus sepenuhnya menghilangkan daging dan susu dari pola makan, diet ini menganjurkan untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedikit yakni kurang dari empat kali seminggu.
Sebaliknya, diet ini menganjurkan untuk menggantinya dengan kacang-kacangan dan polong-polongan yang kaya protein yang penting untuk kesehatan otak.
Manfaat Diet MIND
Kelompok makanan yang direkomendasikan dalam diet MIND merupakan sumber serat yang kaya dan mengandung beberapa nutrisi makanan yang terbukti dapat meningkatkan kesehatan otak. Nutrisi tersebut meliputi:
- Vitamin E
- Folat
- Asam lemak omega-3
- Karotenoid
- Flavonoid.
Penelitian menunjukkan bahwa diet MIND dapat meningkatkan kesehatan otak dan menurunkan kemungkinan terkena kondisi seperti penyakit Alzheimer, demensia, dan bentuk penurunan kognitif terkait usia lainnya.
Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tertentu dan menghindari makanan yang tidak sehat dapat memperlambat penuaan otak hingga 7,5 tahun.
Satu studi mengamati 1.300 orang dewasa yang lebih tua yang mengikuti diet MIND menemukan bahwa pada mereka yang mengikutinya secara ketat, diet tersebut menurunkan peluang mereka untuk terkena Alzheimer hingga 53 persen. Mereka yang mengikutinya secara moderat masih melihat peluang turun hingga 35 persen.