Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia mendapat kabar kurang menyenangkan jelang laga kontra Jepang dalam pertandingan terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sebab, bek tengah Rizky Ridho mengalami cedera.
Berdasar laporan resmi Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengalami cedera otot hamstring dan diragukan tampil dalam laga yang akan digelar Selasa (11/6/2025) di Stadion Panasonic Suita tersebut.
Advertisement
Melalui pernyataan resmi di akun media sosial KitaGaruda, PSSI menyampaikan bahwa Rizky Ridho mengalami keluhan pada otot hamstring kakinya saat menjalani sesi latihan resmi (official training) pada Senin (10/6/2025).
"Saat ini, Ridho tengah dalam observasi dan penanganan oleh dokter Timnas Indonesia, dr. Alfan Nur Asyhar. Kondisi Ridho masih akan dipantau secara intensif,” tulis pernyataan tersebut. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.
Peran Vital Rizky Ridho di Timnas Indonesia
Kehilangan Rizky Ridho tentu akan menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia. Pemain berusia 22 tahun itu menjadi pilar penting di lini belakang, terutama sejak membentuk kombinasi solid bersama Jay Idzes dan Justin Hubner dalam formasi tiga bek yang diterapkan pelatih Patrick Kluivert.
Ridho bukan hanya kuat dalam duel udara dan tekel, tetapi juga tenang saat mengalirkan bola dari belakang, membuatnya cocok dengan pendekatan taktis modern yang diusung oleh Kluivert.
Selain itu, Rizky Ridho juga piawai dalam proses build-up dan disiplin dalam hal posisi. Rizky Ridho acap kali menutup area yang ditingalkan Yakob Sayuri atau Kevin Diks yang sering jadi andalan di posisi wingback kanan.
Siapa Pengganti Rizky Ridho?
Jika Ridho harus menepi, Kluivert masih memiliki beberapa opsi di sektor pertahanan. Mees Hilgers menjadi kandidat utama untuk menggantikan posisi Ridho. Pemain yang merumput di kasta tertinggi Liga Belanda bersama FC Twente itu memiliki pengalaman dan kualitas mumpuni untuk tampil di laga penting seperti melawan Jepang.
Selain Hilgers, Kluivert juga bisa mempertimbangkan Jordi Amat yang sudah memiliki pengalaman panjang bersama Timnas
Kevin Diks dan Calvin Verdonk pun masuk dalam daftar alternatif, meskipun mereka selama ini lebih sering dimainkan sebagai bek sayap. Namun dengan fleksibilitas dan latar belakang bermain di lini belakang, keduanya bisa diadaptasi menjadi bek tengah dalam skema tertentu.