7 Pemain Inggris yang Harus Membuktikan Diri di Era Thomas Tuchel

Tujuh pemain Inggris menghadapi tekanan besar untuk membuktikan diri di bawah Thomas Tuchel jelang laga internasional musim panas ini.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 10 Juni 2025, 03:30 WIB
(Dari kiri ke kanan) Bek Inggris #02 Kyle Walker, kiper Inggris #01 Jordan Pickford, bek Inggris #05 Ezri Konsa, bek Inggris #12 Dan Burn, gelandang Inggris #17 Curtis Jones, gelandang Inggris #10 Jude Bellingham, dan penyerang Inggris #11 Marcus Rashford, (dari kiri ke kanan) gelandang Inggris #04 Declan Rice, penyerang Inggris #09 Harry Kane, bek Inggris #23 Myles Lewis-Skelly, dan gelandang Inggris #07 Phil Foden, berpose untuk foto bersama sebelum kick-off pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup K antara Inggris dan Albania, di stadion Wembley di London, Sabtu dini hari WIB (22-3-2025). (Glyn KIRK/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Musim sepak bola 2024-25 terasa tak pernah usai, bahkan ketika kalender bergulir ke bulan Juni. Jadwal padat berlanjut dengan laga internasional, tepat di ambang Club World Cup yang telah direvitalisasi.

Di tengah hiruk-pikuk ini, Timnas Inggris kembali beraksi, menghadapi Andorra di Barcelona dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, lalu menjamu Senegal di City Ground, Nottingham.

Ini baru jendela internasional kedua bagi Thomas Tuchel sebagai pelatih kepala Inggris. Waktu yang tersedia untuk mengenal para pemainnya sebelum turnamen utama sangat terbatas. Situasi ini menciptakan atmosfer persaingan tinggi, terutama bagi pemain yang belum menjadi langganan starter.

Pada laga-laga Maret lalu, Dan Burn dan Myles Lewis-Skelly tampil mengejutkan sebagai pemenang besar, sementara Harry Kane dan Declan Rice tetap tak tergantikan di skuad.

Faktanya, masih ada beberapa nama yang harus berjuang keras demi mengamankan tempat di bawah asuhan Tuchel.


Para Pemain yang Paling Dituntut Membuktikan Diri

Pelatih baru Timnas Inggris, Thomas Tuchel memberikan instruksi kepada pemainnya saat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Albania di Wembley Stadium, London, Jumat (21/03/2025) waktu setempat. (AP Photo/Alastair Grant)

Cole Palmer menjadi salah satu sorotan utama. Setelah musim yang impresif di level klub, Palmer kini diharapkan bisa membawa pengaruh serupa di Timnas. Namun, ia belum sepenuhnya mengunci satu tempat di starting XI, sehingga dua laga internasional kali ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan konsistensi dan kematangan di level tertinggi.

Trent Alexander-Arnold juga berada di bawah sorotan. Meski dikenal sebagai bek kanan dengan kemampuan distribusi bola luar biasa, perannya di timnas kerap berubah-ubah. Di bawah Tuchel, Trent harus membuktikan bahwa fleksibilitasnya bisa menjadi aset, bukan justru membuatnya kehilangan identitas di lapangan.

Selain Palmer dan Trent, lima nama lain juga masuk radar. Mereka adalah Dean Henderson, Anthony Gordon, Levi Colwill, Ollie Watkins, dan Ivan Toney.

Nama-nama itu belum sepenuhnya meyakinkan Tuchel, baik karena inkonsistensi performa, cedera, atau persaingan ketat di posisi masing-masing.


Tantangan Era Baru di Bawah Thomas Tuchel

Pelatih baru Timnas Inggris, Thomas Tuchel memimpin laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Albania di Wembley Stadium, London, Jumat (21/03/2025) waktu setempat. (AFP/Glyn Kirk)

Kehadiran Tuchel membawa angin segar sekaligus tantangan baru bagi Timnas Inggris. Gaya kepelatihannya yang detail dan menuntut kedisiplinan tinggi membuat setiap pemain harus siap beradaptasi.

Tidak ada jaminan tempat, bahkan bagi nama-nama yang sebelumnya dianggap pasti masuk skuad utama. Tuchel juga dikenal gemar bereksperimen dengan formasi dan peran pemain.

Hal ini membuka peluang bagi pemain serba bisa seperti Trent, namun juga menambah tekanan bagi mereka yang belum menemukan posisi ideal. Persaingan di lini tengah dan lini depan semakin ketat, terutama dengan munculnya talenta muda seperti Myles Lewis-Skelly yang mampu mencuri perhatian dalam waktu singkat.

Di sisi lain, pemain senior seperti Kane dan Rice tetap menjadi tulang punggung. Mereka diharapkan bisa menjadi mentor bagi rekan-rekan yang masih berjuang membuktikan diri.

Kombinasi pengalaman dan darah muda inilah yang diharapkan Tuchel bisa membawa Inggris melangkah jauh di turnamen internasional berikutnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya