Inter Milan Gagal Capai Titik Temu dengan Manchester United untuk Transfer Rasmus Hojlund

Inter Milan dilaporkan menemui jalan buntu dalam negosiasinya dengan Manchester United untuk transfer Rasmus Hojlund.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 09 Juni 2025, 21:20 WIB
Rasmus Hojlund mencetak satu gol saat Manchester United meraih kemenangan 2-1 atas Brentford pada laga pekan ke-8 Premier League di Old Trafford, Minggu (19/10/2024) malam WIB. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan menunjukkan ketertarikan terhadap Rasmus Hojlund, penyerang muda yang pernah bersinar di Serie A. Namun, negosiasi dengan Manchester United tampaknya tak berjalan sesuai harapan.

Pembicaraan antara kedua klub berlangsung cukup intens dalam beberapa pekan terakhir. Sayangnya, belum ada perkembangan signifikan menuju kesepakatan transfer.

Manchester United bersikeras mempertahankan nilai tinggi sang pemain, sementara Inter hanya ingin opsi yang lebih fleksibel. Perbedaan pandangan ini menjadi penghambat utama dalam kelanjutan negosiasi.

Hojlund sendiri dikabarkan terbuka untuk kembali ke Italia, di mana ia pernah tampil produktif. Namun, kondisi kontraknya dan permintaan harga dari klub Inggris membuat situasi semakin rumit.


United Ingin Permanen, Inter Hanya Ingin Pinjam

Pemain Manchester United, Rasmus Hojlund melakukan selebrasi setelah mencetak gol kemenangan timnya atas Brentford pada laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (19/10/2024). (AFP/Oli Scarff)

Manchester United diketahui hanya ingin melepas Rasmus Hojlund dalam skema transfer permanen atau pinjaman dengan kewajiban beli. Mereka mematok harga sekitar 45 juta euro untuk penyerang asal Denmark tersebut.

Sementara itu, menurut laporan dari Gazetta dello Sport, Inter Milan hanya bersedia menawarkan pinjaman dengan opsi pembelian di akhir masa kontrak. Pendekatan ini dianggap terlalu longgar oleh pihak Setan Merah.

Kubu Manchester United tidak ingin mengambil risiko kehilangan nilai jual pemain yang masih terikat kontrak hingga tahun 2030. Sebaliknya, Inter merasa beban finansial terlalu besar untuk komitmen langsung dalam situasi pasar saat ini.


Ketertarikan Inter Didorong Kebutuhan Lini Depan

Selebrasi striker Inter Milan, Lautaro Martinez, setelah mencetak gol ke gawang Bayern Munchen pada leg 1 perempat final Liga Champions 2024/2025 di Allianz Arena, Rabu (9/4/2025) dini hari WIB. (Tom Weller/dpa via AP)

Inter Milan punya alasan kuat untuk mengejar Rasmus Hojlund sebagai bagian dari proyek pembaruan lini depan. Penampilan tak konsisten dari Joaquin Correa, Marko Arnautovic, dan Mehdi Taremi jadi faktor utama.

Hojlund dianggap sebagai pelapis ideal di belakang Lautaro Martinez dan Marcus Thuram. Pengalaman bermain di Serie A sebelumnya membuatnya lebih mudah beradaptasi jika kembali ke Italia.

Harapan Inter bertumpu pada keinginan sang pemain untuk pulang ke kompetisi yang lebih familiar. Klub berharap hal itu bisa menjadi celah untuk membuka kesepakatan yang lebih menguntungkan mereka.


Hojlund Masih Ingin Bertahan di MU

Penyerang Manchester United, Rasmus Hojlund, mencetak satu gol dan membantu timnya menang 4-1 atas Athletic Bilbao pada laga leg kedua semifinal Liga Europa di Old Trafford, Jumat (9/5/2025) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat MU menang agregat 7-1 dan lolos ke final. (AP Photo/Dave Thompson)

Meskipun rumor transfer terus berhembus, Rasmus Hojlund belum menyatakan keinginan kuat untuk hengkang dari Old Trafford. Ia masih menghargai kontraknya yang berlaku hingga lima tahun ke depan.

Namun, performa yang kurang meyakinkan musim ini membuat masa depannya sedikit disorot. Ia hanya mencetak 10 gol dan memberikan empat assist di semua kompetisi musim 2024-25.

Berbicara kepada TV2, Hojlund menyampaikan, “Saya memiliki kontrak hingga 2030, jadi saya berharap dapat bermain untuk Manchester United. Saya ingin pergi berlibur musim panas, dan kemudian saya akan mendedikasikan diri sepenuhnya untuk proyek yang sedang berjalan," tegas Hojlund.

(Gazetta dello Sport/TV2)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya