Inter Milan Resmikan Transfer Permanen Petar Sucic dari Dinamo Zagreb

Raksasa Serie A, Inter Milan, mengumumkan mereka telah resmi mendatangkan Petar Sucic dari Dinamo Zagreb.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 04 Juni 2025, 22:44 WIB
Dua pemain Inter Milan, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram, merayakan gol ke gawang Bologna dalam laga giornata 19 Serie A Liga Italia yang digelar di Giuseppe Meazza, Kamis (16/1/2025) dini hari WIB. Inter Milan menang 2-1 atas Bologna dalam pertandingan ini. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta Petar Sucic akhirnya resmi menjadi bagian dari skuad Inter Milan setelah menyelesaikan kepindahannya dari Dinamo Zagreb, Rabu (04/06/2025) malam WIB.

Gelandang muda asal Kroasia ini mengakhiri musim 2024/2025 dengan performa impresif, dan kini siap melanjutkan kariernya di Serie A. Sucic memulai kariernya bersama akademi Dinamo Zagreb sebelum menembus tim utama dan tampil reguler di berbagai kompetisi domestik maupun Eropa.

Musim lalu, ia mencatatkan tujuh gol dan empat assist dari 32 pertandingan, memperlihatkan kematangan sebagai pemain tengah. Nama Petar Sucic mulai mencuri perhatian klub-klub besar Eropa sejak usianya masih belasan tahun. Konsistensinya bersama Dinamo Zagreb membuat Inter Milan tak ragu mengamankan jasanya secara permanen.

Kepindahan ini bukan hanya langkah besar bagi Sucic, tetapi juga bagian dari rencana jangka panjang Inter untuk memperkuat lini tengah. Dengan usianya yang masih 21 tahun, Petar dianggap sebagai investasi penting untuk masa depan klub.


Inter Umumkan Transfer Petar Sucic

Reaksi kecewa para pemain Inter Milan setelah dikalahkan Manchester City pada laga final Liga Champions 2022/2023 di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul (10/6/2023). (AP Photo/Antonio Calanni)

Inter Milan, melalui laman resminya mengumumkan bahwa mereka telah merampungkan proses transfer Petar Sucic. Klub menegaskan bahwa sang pemain akan langsung menjadi bagian dari skuad utama.

Dalam pernyataan resmi klub, Inter menyebut Sucic sebagai pemain dengan kemampuan teknik dan taktik yang sangat baik. Keberadaannya disebutkan akan memberikan kedalaman dan fleksibilitas di sektor tengah tim.

"Seorang gelandang berbakat dengan visi, teknik, dan fleksibilitas yang hebat, Petar dapat mengisi sejumlah peran di lini tengah. Sepupu Luka Sucic, yang saat ini bermain untuk Real Sociedad, Petar kini menjadi pemain Kroasia kedelapan dalam sejarah Inter. Kepindahannya dari Dinamo Zagreb ke Nerazzurri membuatnya mengikuti jejak Mateo Kovacic dan Marcelo Brozovic, anggota kunci tim Kroasia yang finis di tiga besar di Piala Dunia FIFA pada dua kesempatan."

"Jadi, petualangan Petar Sucic di Inter baru saja dimulai. Ini adalah babak baru dalam kisah tentang mimpi yang menjadi kenyataan, yang belum ditulis." Demikian sebagian pernyataan resmi Inter Milan di laman resminya, Inter.it.


Inter Juga Usahakan Transfer Luis Henrique

Pemain-pemain Inter Milan menunjukkan kekecewaan mereka usai final Champions League melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Allianz Arena, Munich, Jerman, Sabtu, 31 Mei 2025. (AP Photo/Matthias Schrader)

Tak berhenti di nama Petar Sucic, Inter Milan masih aktif di bursa transfer. Mereka kini dikabarkan sedang menuntaskan perekrutan Luis Henrique.

Pemain sayap asal Brasil tersebut menjadi target utama berikutnya untuk memperkuat lini depan Nerazzurri. Henrique saat ini masih berstatus pemain Marseille.

Namun proses negosiasi dilaporkan telah mencapai tahap akhir. Jika rampung, ia berpeluang tampil di ajang Piala Dunia Antarklub bersama Inter. Nerrazurri sendiri diprediksi akan segera mengonfirmasi transfer ini dalam waktu dekat.


Inter Terus Cari Pengganti Inzaghi

Pelatih Inter Milan asal Italia, Simone Inzaghi, merayakan kemenangan Inter Milan dalam pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan FC Barcelona di stadion San Siro di Milan, Rabu dini hari WIB (7-5-2025). (Marco BERTORELLO/AFP)

Di balik manuver agresif mereka di bursa transfer, Inter Milan juga tengah menghadapi tantangan besar di kursi kepelatihan. Klub belum menemukan sosok pengganti yang tepat setelah berpisah dengan Simone Inzaghi secara resmi.

Inzaghi memilih menerima pinangan Al Hilal dari Arab Saudi. Sejumlah nama telah muncul ke permukaan, namun belum ada kesepakatan yang dicapai hingga saat ini.

Target utama mereka adalah Cesc Fabregas. Akan tetapi Como enggan berpisah dengan pelatih asal Spanyol itu.

(Inter.it)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya