Liputan6.com, Jakarta Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat menjadi sorotan utama dunia sepak bola tahun ini. Turnamen ini berlangsung dari 15 Juni hingga 14 Juli 2025, menghadirkan 32 klub terbaik dari enam konfederasi berbeda.
Format baru Piala Dunia Antarklub 2025 membagi peserta ke dalam delapan grup, masing-masing berisi empat klub. Dua tim teratas dari setiap grup melaju ke babak 16 besar, menciptakan persaingan ketat sejak fase awal.
Advertisement
Klub-klub elite Eropa seperti Real Madrid, Manchester City, Bayern Munchen, dan Chelsea akan bersaing dengan juara dari Amerika Selatan, Asia, Afrika, hingga tuan rumah Amerika Serikat. Inter Miami, yang diperkuat Lionel Messi, menjadi salah satu daya tarik utama turnamen ini.
Seluruh pertandingan digelar di 12 stadion di 11 kota Amerika Serikat, memanfaatkan infrastruktur menjelang Piala Dunia 2026. Jadwal padat dan perjalanan antarkota menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.
FIFA memperluas format turnamen untuk meningkatkan daya tarik global dan peluang komersial sepak bola klub. Kompetisi ini juga menjadi ajang pembuktian kekuatan klub-klub dari luar Eropa di panggung dunia.
Hadiah besar dan gengsi tinggi membuat Piala Dunia Antarklub 2025 sangat dinantikan oleh pemain, pelatih, dan penggemar. Klub-klub harus menyiapkan strategi rotasi pemain dan manajemen kebugaran demi meraih trofi prestisius ini.
Dengan format baru dan skala global, Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 siap menjadi ajang paling kompetitif dan bergengsi dalam sejarah sepak bola klub dunia
32 Tim dalam 8 Grup
Sistem kompetisi menggunakan format fase grup dengan 8 grup berisi 4 tim, di mana 2 tim terbaik dari setiap grup akan melaju ke babak 16 besar. Fase gugur kemudian berlanjut dengan sistem eliminasi langsung hingga final.
Distribusi klub peserta mencerminkan kekuatan sepak bola global, dengan 12 tim dari Eropa termasuk raksasa seperti Real Madrid, Manchester City, Bayern Munchen, dan Chelsea.
Lalu, dari Amerika Selatan hadir 6 perwakilan termasuk Palmeiras, Flamengo, dan Boca Juniors, sementara Inter Miami mendapatkan kesempatan tampil sebagai negara tuan rumah.