Liputan6.com, Jakarta Cremonese resmi menjadi tim terakhir yang memastikan tiket promosi ke Serie A musim 2025/2026. Kepastian ini didapat setelah mereka menundukkan Spezia dalam partai final play-off Serie B. Dengan hasil ini, daftar lengkap kontestan Serie A musim depan pun akhirnya rampung.
Pertandingan leg kedua menjadi penentu nasib Cremonese, yang tampil sebagai tim tamu. Mereka sukses menang agregat 3-2 setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol di leg pertama. Semua drama dan gol tersaji di leg kedua yang penuh tensi dan kejutan.
Advertisement
Cremonese tampil efektif dan mendominasi hingga menit ke-79 dengan keunggulan tiga gol. Meski Spezia sempat mengejar dan mencetak dua gol cepat di menit ke-83 dan 85, tim tamu berhasil mempertahankan keunggulan dan mengamankan tiket emas ke kasta tertinggi.
Cremonese Kembali Setelah 2 Tahun Absen
Kembalinya Cremonese ke Serie A terasa spesial setelah dua tahun absen. Mereka terdegradasi pada akhir musim 2022/2023, tapi tak butuh waktu terlalu lama untuk bangkit. Proyek tim pun terus dikembangkan demi mengejar satu tujuan: promosi kembali ke kasta tertinggi.
Musim ini, mereka tampil konsisten dan penuh determinasi. Meski gagal promosi otomatis, La Cremo membuktikan diri sebagai tim kuat lewat jalur play-off. Perjalanan panjang mereka akhirnya berujung manis.
Cremonese menyusul Sassuolo dan Pisa, dua tim lain yang juga sukses mengamankan tiket Serie A 2025/2026. Ketiganya akan menggantikan posisi Empoli, Venezia, dan Monza yang harus terdegradasi.
Tim-tim Peserta Serie A 2025/2026
- AC Milan – Milan – San Siro (kapasitas 75.710)
- Atalanta – Bergamo – Gewiss Stadium (kapasitas 24.950)
- Bologna – Bologna – Stadio Renato DallAra (kapasitas 38.279)
- Cagliari – Cagliari – Unipol Domus (kapasitas 16.416)
- Como – Como – Stadio Giuseppe Sinigaglia (kapasitas 13.602)
- Cremonese – Cremona – Stadio Giovanni Zini (kapasitas 20.641)
- Fiorentina – Florence – Stadio Artemio Franchi (kapasitas 43.118)
- Hellas Verona – Verona – Stadio Marcantonio Bentegodi (kapasitas 31.713)
- Genoa – Genoa – Stadio Luigi Ferraris (kapasitas 33.205)
- Inter Milan – Milan – San Siro (kapasitas 75.710)
- Juventus – Turin – Juventus Stadium (kapasitas 41.507)
- Lazio – Roma – Stadio Olimpico (kapasitas 67.585)
- Lecce – Lecce – Stadio Via del Mare (kapasitas 30.354)
- Napoli – Naples – Stadio Diego Armando Maradona (kapasitas 54.732)
- Parma – Parma – Stadio Ennio Tardini (kapasitas 22.352)
- Pisa – Pisa – Arena Garibaldi – Stadio Romeo Anconetani (kapasitas 25.000)
- Roma – Roma – Stadio Olimpico (kapasitas 67.585)
- Sassuolo – Sassuolo – Mapei Stadium – Citte del Tricolore (kapasitas 21.515)
- Torino – Turin – Stadio Olimpico Grande Torino (kapasitas 28.177)
- Udinese – Udine – Stadio Friuli (kapasitas 25.132)
Serie A musim depan akan menjadi ujian berat bagi tim-tim promosi. Khusus bagi Cremonese, pengalaman dua tahun lalu harus menjadi pelajaran. Ketahanan, konsistensi, dan kesiapan skuad akan menentukan langkah mereka di kompetisi yang semakin kompetitif.