Ketan Kuning Betawi, Jajanan Khas Betawi yang Mulai Langka

Ketan kuning biasanya hanya disuguhkan saat momen khusus. Hal ini membuat keberadaan ketan kuning semakin langka karena tergantikan oleh jajanan-jajanan khas Betawi lainnya.

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 05 Juni 2025, 15:00 WIB
Hampers Ketan Kuning Serundeng Ebi//Manisdansedap.com.

Liputan6.com, Jakarta - Ketan kuning merupakan kuliner khas Betawi bercita rasa gurih sekaligus manis. Kuliner ini memadukan ketan dan serundeng kelapa yang lezat.

Ketan kuning biasanya hanya disuguhkan saat momen khusus. Hal ini membuat keberadaan ketan kuning semakin langka karena tergantikan oleh jajanan-jajanan khas Betawi lainnya.

Mengutip dari laman Seni & Budaya Betawi, ketan kuning sebenarnya termasuk kuliner yang mudah dibuat. Makanan ini juga cocok disantap di berbagai suasana bersama secangkir kopi maupun teh.

Meski terbuat dari bahan ketan, tetapi kuliner ini termasuk dalam kategori makanan tak terlalu berat. Selain sebagai camilan, ketan kuning juga cocok dijadikan menu sarapan.

Ketan kuning dibuat dengan cara sederhana, yakni memasak beras ketan bersama air dan bumbu nasi kuning instan maupun racikan rumahan. Sebelum dibuat, beras ketan direndam selama tiga hingga empat jam.

Selanjutnya, nasi ketan dikukus di atas kukusan yang telah diberi alas kain. Sebelumnya, nasi ketan disaring, ratakan, dan diberi lubang terlebih dahulu agar matangnya merata.

Daun pandan juga ditambahkan di atasnya untuk tambahan aroma yang khas. Proses kukus ini dilakukan selama sekitar 30-40 menit.

Hal yang perlu diperhatikan adalah membuat air siraman dari santan, air, garam, dan daun pandan. Bahan-bahan tersebut dimasak hingga mendidih.

Nasi ketan yang telah matang kemudian pindahkan ke mangkuk besar. Selanjutnya, ketan disiram dengan larutan santan dan diaduk hingga merata. 

 

Kelapa Parut

Selain membuat nasi ketan, perlu juga membuat serundeng dari kelapa parut, ebi, bawang merah, barang putih, kencur, cabai merah, daun jeruk, daun salam, serai, dan bahan halus dari gula dan garam. Semua bumbu dihaluskan dan ditumis.

Setelahnya, ebi, serai, daun salam, dan daun jeruk ditambahkan. Masak dengan api kecil hingga merata baru kemudian kelapa parut dimasukkan. Setelah kering, bumbui serundeng dengan garam, gula, dan penyedap rasa.

Ketan kuning disajikan dengan cara mencetak ketan menjadi bentuk kotak. Selanjutnya, serundeng dan irisan cabai diletakkan di atasnya sebagai topping.

Ketan kuning merupakan jajanan favorit zaman dulu di Betawi. Sayangnya, jajanan ini sudah jarang ditemui dan semakin langka.

Penulis: Resla

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya