Kisah Achraf Hakimi di Inter Milan: Saya Datang, Saya Juara, Saya Dijual

Achraf Hakimi pernah menjalani musim yang luar biasa bersama Inter Milan, tapi sayang kebersamaannya dengan Nerrazurri hanya berlangsung singkat.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 01 Juni 2025, 00:02 WIB
Pemain Inter Milan, Achraf Hakimi, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AS Roma pada laga Liga Italia di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (10/1/2021). Kedua tim bermain imbang 2-2. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Liputan6.com, Jakarta Achraf Hakimi pernah menjalani musim yang luar biasa bersama Inter Milan, tapi sayang kebersamaannya dengan Nerrazurri hanya berlangsung singkat.

Hakimi adalah pemain produk didikan akademi Real Madrid. Sayangnya ia tak mendapat kesempatan bersinar di skuad utama Los Blancos setelah dipromosikan dari Madrid B pada tahun 2017.

Ia kemudian dipinjamkan ke Borussia Dortmund pada 2018, sebelum akhirnya dilego ke Inter Milan pada tahun 2020. Nerrazurri butuh dana 40 juta euro untuk memenangkan perburuannya dengan klub lain seperti Manchester United, PSG, hingga Arsenal.

Inter yakin Hakimi akan jadi pemain penting di skuad asuhan Antonio Conte. Oleh karena itulah mereka langsung memberikannya kontrak berdurasi lima tahun di Giuseppe Meazza.


Hakimi Langsung Antarkan Inter Raih Scudetto

Achraf Hakimi (Inter Milan) - Pemain yang diboyong Nerazzurri dari Real Madrid ini sukses menjadi andalan Antonio Conte. Wingback berbandrol 40 juta euro itu berkontribusi besar membawa Inter Milan Juara Serie A musim ini. (AFP/Giovanni Isolino)

"Tujuan saya adalah apa yang tengah menjadi tujuan tim: memenangkan Scudetto merupakan tujuan utama, demi menghadirkan kebahagiaan bagi para penggemar,” seru Achraf Hakimi setelah resmi merapat ke Inter, seperti dilansir Inter.it.

Hakimi tak sekadar membual. Ia menciptakan memori indah dengan mengantarkan Inter meraih Scudetto di musim pertamanya di Giuseppe Meazza.

Inter juara dengan menyisakan empat pertandingan di pentas Serie A. Hakimi sendiri jadi bagian penting dari skuad Inter kala itu.

Ia langsung jadi pemain inti di sisi kanan sayap Inter Milan. 37 penampilan ia catatkan di pentas Serie A.

Tujuh gol berhasil ia persembahkan bagi Inter berkat permainannya yang lincah dan agresif. Selain itu ia juga memberikan 10 assist bagi Nerrazurri.

Itu adalah gelar Serie A pertama Nerrazurri sejak tahun 2010! Kesuksesan tersebut sekaligus menghentikan hegemoni Juventus di Liga Italia dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir.


Situasi Memaksa Inter Lego Hakimi ke PSG

Tendangan melengkung Achraf Hakimi di menit ke-72 berhasil menggandakan skor PSG. (FRANCK FIFE/AFP)

Sayangnya kisah cinta Achraf Hakimi dengan Inter Milan hanya berlangsung selama semusim saja. Sebab pada musim panas 2021, Inter langsung menjualnya ke PSG.

Inter melepasnya dengan bandrol sekitar 60 juta euro. Namun ada tambahan sekitar 11 juta euro dalam bentuk add-ons.

Keputusan sulit melepas Hakimi memang harus dilakukan. Inter saat itu mengalami masalah keuangan, buntut pandemi Covid-19 plus aktivitas transfer mereka yang masif sebelumnya. Jadi Nerrazurri harus melakukan efisiensi.

Lanjut Baca:

Inter terpaksa harus memangkas beban gaji klub. Selain itu mereka juga ingin mencari duit tambahan demi membayar hutang yang makin menumpuk. Efisiensi ini juga yang membuat Antonio Conte kesal. Ia memutuskan untuk angkat kaki dari Inter.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya