Siap-Siap, 96 KRL Baru Asal China dan INKA Segera Beroperasi

Proses pengiriman unit KRL baru sudah dilakukan sejak 30 Januari 2025 lalu. Hingga saat ini sudah 8 rangkaian yang tiba untuk dilanjutkan uji coba.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 31 Mei 2025, 17:00 WIB
KAI Commuter kembali mendatangkan rangkaian KRL Baru TS No.6 dan TS No.7, atau rangkaian ke-3 dan ke-4 produksi CRRC Qingdao Sifang asal China. (Dok KAI)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter akan segera mengoperasikam 96 unit kereta rel listrik (KRL) baru dalam waktu dekat. Jumlah tersebut dipenuhi dari produksi CRRC Qingdao Sifang asal China dan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyampaikan KAI Commuter kembali mendatangkan rangkaian KRL Baru TS No.6 dan TS No.7, atau rangkaian ke-3 dan ke-4 dari total delapan rangkaian pada kontrak pengadaan Sarana KRL Baru. Pekan lalu, KAI Commuter kembali telah mendatangkan trainset atau rangkaian ke-6 dan ke-7 dari CRRC, Jumat, 23 Mei 2025 ini.

“Hingga saat ini, KAI Commuter telah mendatangkan Sarana KRL Baru sebanyak 8 rangkaian KRL Baru. Setiap rangkaian ini terdiri dari 12 unit kereta atau total sebanyak 96 unit kereta,” kata Leza dalam keterangannya, Sabtu (31/5/2025).

Dia menjelaskan, proses pengiriman unit KRL baru sudah dilakukan sejak 30 Januari 2025 lalu. Hingga saat ini sudah 8 rangkaian yang tiba untuk dilanjutkan uji coba, diantaranya 7 rangkaian dari CRRC Sifang dan 1 rangkaian dari INKA.

 

 

Uji Coba Dinamis

KAI Commuter kembali mendatangkan rangkaian KRL Baru TS No.6 dan TS No.7, atau rangkaian ke-3 dan ke-4 produksi CRRC Qingdao Sifang asal China. (Dok KAI)

Leza juga menambahkan KAI Commuter memesan sarana KRL baru sebanyak 27 trainset atau total sebanyak 324 unit kereta, baik yang diproduksi di dalam negeri oleh PT INKA (Persero) maupun kereta yang di produksi melalui pabrikan di luar negeri, CRRC Sifang.

Seluruh sarana KRL baru ini akan menjalani uji coba parameter dan uji coba dinamis sesuai dengan Permenhub Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Usai seluruh rangkaian menjalani uji coba, KAI Commuter akan mengoperasikannya. Uji coba diperlukan untuk memastikan aspek keselamatan saat dioperasikan.

 

 

Optimalkan Layanan

"KAI Commuter berharap kedatangan sarana KRL baru ini dapat segera dioperasikan untuk layanan pengguna setelah selesai dilakukan uji coba untuk keselamatan dan kelayakan operasinya," kata dia.

Leza menegaskan, proses pengadaan sarana KRL baru ini juga merupakan salah satu upaya KAI Commuter dalam mengoptimalkan layanan kepada masyarakat, khususnya pengguna Commuter Line Jabodetabek.

“Selain itu, proses pengadaan sarana KRL baru ini juga merupakan salah satu komitmen KAI Commuter dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna Commuter Line,” tutup Leza.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya