BUMN Ramai-Ramai Rombak Direksi dan Komisaris, Peran Danantara Sudah Jalan?

Pengamat BUMN, Toto Pranoto melihat perombakan direksi dan komisaris BUMN sebagai langkah strategis untuk pengelolaan perusahaan pelat merah.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 30 Mei 2025, 15:40 WIB
Gedung Kementerian BUMN (dok: Humas KBUMN)

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah jajaran dewan direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dirombak dalam kesempatan rapat umum pemegang saham (RUPS). Pengamat BUMN, Toto Pranoto melihat hal tersebut sebagai langkah strategis untuk pengelolaan perusahaan pelat merah.

"Pergantian Direksi BUMN yang saat ini terjadi di beberapa tempat saya kira menunjukkan keinginan dari pengelola BUMN saat ini, BPI Danantara untuk bisa mendapatkan the best talent untuk mengelola BUMN," kata Toto kepada wartawan, ditulis Jumat (30/5/2025).

Dasar Penunjukan

Dia menyadari adanya perbedaan pendapat dalam penentuan bos-bos BUMN. Namun, sosok dengan kualifikasi yang tepat, dinilai menjadi dasar penunjukkannya.

Toto memandang, pergantian dewan direksi BUMN dengan nama-nama baru bisa menjadi modal bagi BUMN untuk mengembangkan usahanya.

"Saya kira dengan pengalaman seperti itu dan juga kemudian jaringan networks yang mereka kuasai itu akan menjadi modal yang lebih bagus bagi mereka untuk bisa mengelola BUMN ke depan dengan lebih baik," tegas dia.

Seperti diketahui, perombakan terjadi di beberapa direksi BUMN. Seperti PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, hingga PT Sarinah.

 

Rombak Direksi Angkasa Pura

Imigrasi Bandara Soekarno Hatta mendeportasi 12 WN Srilanka. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi merombak jajaran direksi di PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports. Ada 4 nama baru dengan 3 nama yang diberhentikan.

Dalam salinan Surat Keputusan bernomor SK-128/MBU/05/2025 yang diterima Liputan6.com, Erick Thohir mencopot Faik Fahmi dari posisi Direktur Utama. Wendo Asrul Rose juga diberhentikan dari Direktur Operasi. Serta, Muhammad Suriawan Wakan diberhentikan dari Direktur Teknik.

Erick resmi menunjuk Muhammad Rizal Pahlevi sebagai Direktur Utama, menggantikan Faik Fahmi. Rizal Pahlevi sebelumnya merupakan Direktur Komersial InJourney Airports. Selain Rizal Pahlevi, pemegang saham juga menangkat Achmad Syahrir menjadi Wakil Direktur Utama, dari jabatan sebelumnya sebagai Direktur Human Calital. Posisi Wakil Direktur Utama merupakan nomenklator jabatan baru dalam susunan direksi.

Kemudian, nama Yanindya Baru Wirawan juga ditetapkan menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dari sebelumnya sebagai Direktur Keuangan. Pengangkatan ini sejalan dengan perubahan nomenklatur, yakni penggabungan Direktur Keuangan dan Direktur Manajemen Risiko.

 

Direksi Telkom

Ilustrasi Telkom

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang digelar pada 27 Mei 2025 menghasilkan sejumlah keputusan dari agenda RUPST bagi perusahaan. Keputusan tersebut meliputi pembagian dividen , program pembelian kembali saham (buyback), hingga perubahan dalam susunan dewan komisaris dan direksi.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi mengangkat Dian Siswarini sebagai direktur utama atau Dirut Telkom melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 27 Mei 2025. Dian menggantikan Ririek Adriansyah yang sebelumnya menjabat posisi tersebut sejak 2019.

"RUPST tahun buku 2024 menyetujui perubahan direksi, dengan posisi Direktur Utama diisi oleh Dian Siswarini," kata Sekretaris perusahaan Telkom, Achmad Reza dalam konferensi pers usai RUPS, Selasa (27/5/2025).

 

Direksi Sarinah

Menteri BUMN Erick Thohir mengunggah sejumlah foto dirinya berpose di sekitaran Gedung Sarinah (dok: @erickthohir)

PT Sarinah resmi mengumumkan susunan baru jajaran Direksi dan Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 14 Mei 2025.

Perubahan ini merujuk pada Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-126/MBU/05/2025 dan SK-127/MBU/05/2025, sebagai bagian dari langkah strategis untuk memperkuat peran Sarinah sebagai “Panggung Karya Indonesia” dan operator ritel di bawah naungan InJourney, holding BUMN sektor Aviasi dan Pariwisata.

Melansir siaran pers, Minggu (25/5/2025), dalam struktur baru tersebut, Dyah Roro Esti Widya Putri resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama, menggantikan Trisni Puspitaningtyas. Selain Dyah Roro Esti, jajaran Dewan Komisaris juga diisi oleh nama-nama baru yaitu Annette Liana Dewi yang menjabat sebagai Komisaris, serta dua Komisaris Independen yakni Nila Safitri dan Barry Tamin.

Ketiganya menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Diana Irina Jusuf, Leonard Theosabrata, dan Riyanto Prabowo.

Di jajaran Direksi, Raisha Syarfuan ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Fetty Kwartati. Sementara itu, posisi Direktur Operasi kini diisi oleh Citra Pandansari yang menggantikan Hedy Djajaria. Keduanya melengkapi tim Direksi yang sebelumnya telah diisi oleh Guntar P. M. Siahaan sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Selfie Dewiyanti sebagai Direktur Komersial.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya