Liputan6.com, Jakarta Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, membuat publik bertanya-tanya setelah reaksinya yang tak terduga dalam sesi konferensi pers usai laga tur pasca-musim melawan ASEAN All-Stars.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 bagi Setan Merah, Amorim justru mencuri perhatian bukan karena performa timnya, melainkan karena ekspresi spontan saat ditanya soal masa depan Alejandro Garnacho.
Advertisement
Amorim, 40 tahun, tampak kebingungan ketika seorang jurnalis melontarkan pertanyaan mengenai kemungkinan Garnacho bertahan di Old Trafford. Ketika kata 'berharap' atau 'hopeful' disinggung dalam pertanyaan itu, sang pelatih asal Portugal tak mampu menahan tawa.
Reaksi Netizen
Amorim tertunduk melihat tangannya sejenak, lalu tertawa kecil—sebuah reaksi yang langsung disambut spekulasi di kalangan penggemar.
“Karena Garnacho sudah jadi sejarah,” tulis salah satu pengguna media sosial menanggapi video cuplikan konferensi pers tersebut.
Lainnya menyebut, “Saya suka Amorim, orangnya jujur banget,” dan “Nggak ada basa-basi. Sudah saatnya para pemain bintang yang sulit diatur itu angkat kaki.”
Masa Depan Garnacho
Spekulasi mengenai hengkangnya Garnacho memang bukan kabar baru. Winger berusia 20 tahun itu dikabarkan telah diberi lampu merah oleh Amorim untuk mencari klub baru usai kekalahan United dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa pekan lalu di Bilbao.
Situasi diperkeruh dengan pernyataan dari saudara Garnacho, yang menyebut sang pemain telah “dikorbankan” oleh pelatih. Laporan internal menyebut hubungan antara Garnacho dan Amorim sudah benar-benar retak.
Manchester United kabarnya mematok harga sebesar £60 juta untuk Garnacho, namun terbuka untuk negosiasi jika ada tawaran yang dianggap masuk akal.
Sumber: MEN, X