Luis Diaz dan Jalan Berliku ala Raphinha untuk Gabung Barcelona

Raphinha sukses menunjukkan performa gemilang di bawah bendera Blaugrana, bahkan sempat menyentuh level nominasi Ballon d'Or. Kini, Diaz dihadapkan pada situasi serupa.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 28 Mei 2025, 15:11 WIB
Pemain Liverpool, Luis Diaz melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Brentford pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (25/08/2024) malam WIB. (AP Photo/Rui Vieira)

Liputan6.com, Jakarta Mimpi Luis Diaz untuk berseragam Barcelona mungkin hanya terwujud jika dia menunjukkan tekad yang sama seperti Raphinha pada 2022 silam. Menurut laporan SPORT, sang penyerang Kolombia itu mungkin harus mengambil langkah besar sendiri demi mewujudkan transfer dari Liverpool.

Kisah Raphinha menjadi contoh nyata. Kala itu, dia mengabaikan tawaran lebih menggiurkan dari klub-klub Premier League seperti Chelsea dan bahkan Liverpool. Leeds United sempat menyetujui transfer ke Chelsea, tapi Raphinha bersikukuh menolak karena hanya ingin bergabung dengan Barcelona.

Keputusan itu berbuah manis. Raphinha sukses menunjukkan performa gemilang di bawah bendera Blaugrana, bahkan sempat menyentuh level nominasi Ballon d'Or. Kini, Diaz dihadapkan pada situasi serupa.


Barcelona Sadar Jalan Tak Mudah

Pemain Barcelona, Raphinha dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2024/2025 melawan Celta Vigo di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Spanyol, Sabtu (19/04/2025). (AFP/Josep Lago)

Cerita Raphinha tampak berulang, hanya dengan nama yang berbeda. Kali ini, Diaz yang menjadi incaran Barcelona. Namun, jalan menuju Barcelona tidaklah mulus. Liverpool memasang harga sekitar €85 juta untuk Diaz, yang masih terikat kontrak hingga 2027.

Tak hanya itu, The Reds bahkan sudah menawarkan perpanjangan kontrak dengan kenaikan gaji dari €3,5 juta per tahun. Sementara itu, Barcelona masih terkendala Financial Fair Play dan anggaran gaji yang terbatas.

Deco dan Hansi Flick sangat menginginkan Diaz sebagai pemain kunci untuk memperkuat skuad. Namun, klub baru bisa memastikan kelayakan transfer ini pada pertengahan Juli mendatang.


Diaz Harus Ambil Langkah Proaktif

Winger Liverpool, Luis Diaz, berhasil mengukir hattrick saat timnya menang 4-0 atas Bayer Leverkusen pada laga keempat league phase Liga Champions musim ini di Stadion Anfield, Rabu (6/11/2024) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Seperti Raphinha dulu, Diaz mungkin perlu memaksa transfer ini terjadi. Kabarnya, dia adalah penggemar Barcelona sejak kecil dan ini bisa menjadi kesempatan emas untuk mewujudkannya.

Peluang bermain untuk Barcelona tak selalu datang dua kali. Jika Diaz sungguh menginginkannya, dia harus berani menolak tawaran baru Liverpool dan bersabar menunggu, persis seperti yang dilakukan Raphinha.

Keputusan itu tentu berisiko, tapi sejarah membuktikan bahwa tekad kuat bisa membuahkan hasil. Nasib transfer Diaz kini ada di tangannya sendiri.


Pelajaran dari Kesuksesan Raphinha

Raphinha terus menunjukkan ketajamannya dalam urusan menjebol gawang lawan. Di Liga Champions musim ini, pemain Barcelona itu sukses menempati posisi teratas sebagai pencetak gol terbanyak sementara dengan koleksi 11 gol. (AP Photo/Joan Monfort)

Kisah Raphinha menjadi bukti bahwa kesabaran dan keyakinan bisa membawa pemain ke klub impian. Meski sempat diragukan, dia justru menjadi salah satu pilar penting Barcelona dalam dua musim terakhir.

Diaz memiliki modal serupa: talenta, hasrat untuk Blaugrana, dan kesempatan untuk menulis ulang kisahnya. Jika dia berani mengambil risiko, Camp Nou yang baru bisa menjadi panggung berikutnya bagi aksinya.

Barcelona memang tak bisa menjamin apa pun sekarang. Akan tetapi, semua berada di tangan Diaz. Dia harus memilih antara bertahan di zona nyaman atau mengejar impiannya.

Sumber: Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya