Simpanan di Bawah Rp 5 Miliar Kompak Turun, Tapi Kaum Sultan Masih Tambah Tabungan

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat adanya penurunan tabungan masyarakat pada April 2025, khususnya untuk simpanan di bawah Rp5 miliar. Uniknya, justru para pemilik dana jumbo yang menabung lebih dari Rp5 miliar masih menunjukkan peningkatan.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 28 Mei 2025, 11:00 WIB
Konferensi pers LPS di kantor LPS Jakarta, Selasa (27/5/2025). (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Liputan6.com, Jakarta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat adanya penurunan tabungan masyarakat pada April 2025, khususnya untuk simpanan di bawah Rp5 miliar. Uniknya, justru para pemilik dana jumbo yang menabung lebih dari Rp5 miliar masih menunjukkan peningkatan.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan simpanan di atas Rp5 miliar tumbuh 4,73% dibanding tahun sebelumnya. Angka ini sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan bulan Maret yang hanya 4,44%. Meski begitu, jika dibandingkan dengan April 2024 yang mencatat pertumbuhan 10,65%, jelas terjadi perlambatan.

"Dari Februari 4,46%, Maret 4,03%, dan April turun lagi. Trennya sama di semua level. Ini naik turun karena ada faktor musiman, terutama libur panjang dan Lebaran,” kata Purbaya dalam konferensi pers penetapan tingkat bunga penjaminan, ditulis Rabu (28/5/2025).

Berdasarkan data LPS, tabungan di bawah Rp500 juta turun 4,09% pada April, melanjutkan tren penurunan dari Maret yang anjlok 6,03%. Bahkan jika dibandingkan April tahun lalu, penurunannya tetap terasa, yakni 4,12%.

Yang cukup mencolok adalah simpanan di bawah Rp5 juta. Pada Maret 2025 sempat melonjak hingga 8,68%, tapi langsung melambat jadi 3,50% di bulan berikutnya. Purbaya menyebut kelompok ini paling sensitif terhadap momen liburan.

“Kayaknya mereka healing habis-habisan. Tapi ini bukan berarti ekonomi menurun. Justru bagus karena uangnya berputar," ujarnya.

Secara keseluruhan, total simpanan per April 2025 naik 4,28% secara tahunan, sedikit turun dibandingkan Maret yang tumbuh 4,73%.

 

Tabungan di Atas Rp 5 Miliar Meningkat

Tumpukan uang di ruang penyimpanan uang BNI, Jakarta, Senin (2/11/2015). Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat jumlah rekening simpanan dengan nilai di atas Rp2 M pada bulan September mengalami peningkatan . (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kalau dilihat per kelompok, pertumbuhan terbesar tetap dipegang oleh simpanan jumbo di atas Rp5 miliar (4,73%), kemudian disusul oleh kelompok Rp2–5 miliar (2,98%).

Sementara simpanan Rp500 juta–Rp1 miliar dan Rp1–2 miliar tumbuh masing-masing 4,25% dan 2,88%. Menurut Purbaya, jika ada penurunan dalam pertumbuhan simpanan itu wajar, nanti juga akan naik kembali.

“Jadi, wajar kalau turun sedikit. Saya pikir nanti akan naik lagi karena setelah healing uang kembali ke sistem perbankan lewat sektor konsumsi," ujarnya.

Menurutnya, ini bukan tanda ekonomi melemah. Sebaliknya, konsumsi masyarakat yang meningkat saat liburan justru menunjukkan daya beli masih kuat. Artinya, ekonomi tetap bergerak.

 

LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan

Nasabah melakukan transaksi perbankan di KCU Bank Mandiri Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (26/2/2021). Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan nasabah di bank hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank dengan syarat 3 T. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen untuk periode 1 Juni hingga 30 September 2025. Sebelumnya TBP dikisaran 4,25 persen.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa penurunan ini berlaku untuk simpanan dalam mata uang rupiah di bank umum dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR), sementara TBP untuk simpanan valuta asing di bank umum tetap dipertahankan.

“Rapat Dewan komisioner lembaga penjamin simpanan menetapkan untuk menurunkan tingkat bunga penjaminan simpanan di bank umum dan bank perekonomian rakyat sebesar 25 basis point Serta mempertahankan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam valuta asing di bank umum,” kata Purbaya dalam konferensi pers Penetapan Tingkat Bunga Penjaminan LPS, di kantor LPS, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya